CERITA DEWASA

Gadisku Yang Nikmat Sekali

Gadisku Yang Nikmat Sekali

WANITA MUDA – Jam 6.30 pagi & jam 13.00 siang yaitu jam di mana saya mesti & wajib nongkrong di teras hunian kosku. Bukan dikarenakan menunggu bakul baso atau siomay melalui, namun di jamjam itulah saya mampu menonton lewatnya perawan pujaanku bertolak & pulang sekolah.

Ups lupa.perkenalkan, namaku Gunung Purba. Nama itu rasanya terdengar aneh dan unik namun setahuku sih ayahku dulu seorang pecinta alam yang terbiasa naik turun gunung.
Aku seorang anak kuliah jurusan keperawatan di sebuah akademi keperawatan yang terletak di sebuah ibukota provinsi. Di kota tersebut aku tinggal di sebuah rumah kosan bersama 3 orang teman kuliahku. Mereka adalah dadang, ade, dan basuki.

Kembali pada sosok gadis yang kubicarakan tadi, ia adalah penghuni salah satu rumah kurang lebih sepuluh rumah sederet setelah rumah kosku. Didepan rumahnya digunakan untuk usaha wartel. Namanya ara, lengkapnya arimbi dara daunmuda. Hehehenamanya juga aneh ya? Mirip salah satu subkategori di forum cerita panas semprot saja namanya !. Tapi memang begitulah adanya.
Gadis yang kukagumi ini sebenarnya bukanlah anak kuliahan seperti aku. Ia adalah seorang anak SMA kelas 2. Tapi pertumbuhan badannya begitu pesat dan subur (kecuali tinggi badannya yang masih sekitar 157 centimeter) untuk anak belia seumurannya. Ku taksir umurnya sekitar 15 atau 16 tahun. Hanya saja onderdil orisinilnya sudah tumbuh sempurna layaknya gadis seumuran anak kuliah. Bayangkan saja, dengan umur sedemikian muda namun bongkahan dadanya begitu terlihat membulat indah dengan ukuran bra yang lagilagi kutaksir (tukang ramal kaleee) sudah sekitar 34. Belum lagi sekal, montok dan bahenolnya pantat yang padat berisi. Dipadu dengan ukuran paha yang proporsional dan betis yang langsing. Sungguh membuat aura kewanitaannya begitu kuat terlihat dalam balutan seragam SMA nya.
Selain daya tarik yang aku sebutkan diatas, wajahnya itu lhowajah yang mengingatkanku pada sosok penyanyi alda. Namun yang ini sedikit ditambah bumbu timur tengah. Bisa dibayangkan wajah yang bersih mulus dengan hidung mancung dan raut muka yang sensual. Rambutnya bergelombang panjang sebatas setengah punggungnya. Bila berjalan, dadanya membusung karena tertekan baju seragam sekolahnya yang press body. Pantatnya juga wahh banget saat memakai rok sekolah yang lumayan ketat.

permisi dikada yang kosong kbu nya? Tanyaku saat muncul di wartel ara dan tentu saja bertemu ara.

iya mas tuh masih kosong semua kok ! Jawab ara terkesan tegas dan agak jutek. Memang itulah daya tarik tersendiri bagiku. Aku entah kenapa selalu suka pada cewek dengan jenis karakter tegas, jutek, judes, galak, atau yang sejenisnya itu. Rasanya bakalan binal di ranjang.hahaha

halooosiapa nehhh ??? Ucap ade di telepon dengan bermalasmalasan.

aku nyongPurba jawabku. Memang aku biasa memanggil ade dengan sebutan inyong karena memang dia berasal dari daerah ngapakngapak.

aseemmngapain kamu pakai telepon segala? Gangguin orang tidur saja !! Timpal ade dengan bete.

uhhh nyong.cakep bener ya nih cewekmuda belia lagihihihi ucapku lagi.

edan kau dul.dasar otak mesum ! Udah sana nikmatin idolamuaku mo bobo manis ! Balas ade.

Keluar dari wartel adalah waktu yang aku tunggutunggu. Waktunya bayar adalah waktunya ketemu dan mencuri pandang kearah arahuhuiiii

KRIEKKKKKRIEEKKKK
begitulah bunyi printer wartel mencetak struk percakapan saat kuletakkan gagang telepon ke sarangnya.

berapa dik? Aku berdiri di depan meja kasir sambil bertanya ke ara.

Tak ada jawaban.

dikkadikkkberapa??? Ku ulangi lagi pertanyaan yang sama pada ara.

ohhh iyaaa ya mas ehhh ini anudua ribu mas jawab ara seperti terkaget sambil matanya tak lepas dari layar komputer operator yang ada dihadapannya.

Aku membayar dengan sambil tetap memandangi wajah ara yang terkesan seperti salah tingkah.

aduh mas kegedean uangnyabayar dua ribu aja kok uangnya limapuluhan sihhada uang pas ga?? Ucap ara kemudian dengan agak bete.

satusatunya harta terakhir yang kumiliki dik hehehe aku menjawab sambil cengengesan.

owwwya udah bentar ya Ara membalas singkat sambil berlari ke dalam rumah untuk mengambil uang kembalian. Kuikuti langkah kakinya dengan mataku. Pantatnya bergoyang indah sekali.

Merasa penasaran pada apa yang diperhatikan ara di layar komputer, perlahan aku mencoba melongok ke balik komputer itu.

Busssyyyetttttt..!!!
filem belu brooooogila!!! Batinku.

Sesaat kemudian nampak ara melenggang mendekatiku sambil membawa uang kembalian.
kok sepi dikpapa mama emang lagi keluar? Adik kamu juga ikut ya? Ucapku sopan.
ihh mas tanyanya kayak detektif aja !iya sepi maspada kondangan ke tempat sodara, kenapa emang ? Mo godain ara? Jangan macammacam ya !!! Balas ara si galak dengan mendelik. Aku hanya tersenyum kecut namun tak juga beranjak dari tempat itu.

nungguin apa mas??? Kembaliannya kurang? Tanya ara ketus saat melihatku tak kunjung beranjak pergi.

eehhmmm ga sihhhtapii..cuma mo tanyasudah lama suka sama pilem begituan? Balasku sambil mengedip nakal ke arah layar komputer.

Ara sepertinya terkejut dan melotot kepadaku.
hheeehh mas ngintip komputer ara ya ??? Jahil banget sih jadi orang !! Awas ya kalau sampai cerita ke papa mama !! Bentak ara.

Cliiingg !!!
Tibatiba aku seperti mendapatkan inspirasi layaknya penulis cerita panas semprot yang secara spontan dapat ide baru dalam penulisannya.

kenapa pakai ngancam sih ??? Aku sih santai saja asal ada satu syarat !! Imbuhku sambil mencoba suaraku kubuat berat layaknya seorang perampok yang menodong korbannya.

ehhmmm maaf deh masbukannya gituAra Kan takut juga kalau papa mama tahusyarat apaan sih??? Jangan yang anehaneh ya !! Ucap ara agak mengendur.

iyatenang ajasyaratnya ga sulit kokcuma ingin bisa jadi teman dik ara jawabku tanpa sungkansungkan.

jiaahhh mas masmo ngomong begitu aja susah bangetiya iyaAra Jadi temen mas dehtapi ya jangan panggil dak dik dak dik begitu dongkesannya ara seperti bau kencur bangetbiasa ajapanggil araok? Balas ara dengan bonus senyum.

Aku tersenyum dan mengangguk. Akhirnya akupun tak jadi pamit balik ke kosan. Kita berdua asyik ngobrol sambil menemani ara yang menjaga wartel. Tak terasa hari telah beranjak siang.

aku buatin mie rebus ya masss Ucap ara padaku.

boleh deh jawabku. Yah anggap saja sekaligus pengiritan. Namanya juga anak kosanhehehe..

ya udahtolong dong bantuin tutup rolling door nya, nanti buka lagi jam 5 sore imbuh ara lagi.

Aku segera beranjak menutup rolling door wartel.

masabis tutup wartel langsung aja ke ruang tengah yadisana ada televisimas santai aja disitu dulu sambil nungguin ara selesai masak teriak ara dari dalam rumah.

singkat cerita, aku sedang mengunyah mie rebus buatan si cantik dengan penuh semangat. Teh manis juga telah dihidangkan ara sebagai pendamping makanan itu.

hihihihilucu juga kamu massmakan kok kayak mesin selep tebuasal telan aja..apa ga panas tuh? Ucap ara sambil tersenyum geli memandangku yang sedang mengunyah mie dengan lahap.

kalo ada lomba makan mie, aku paling jagodijamin dehh..hehehe balasku dengan agak membusungkan dada.

tanpa kusangka, dicubitnya dadaku yang sedang kubusungkan itu. Aku mengaduh kesakitan.

hihihirasaindasar congkak !!! Cibir ara sambil menahan senyum.

huuhhh dasarrr!!! Balasku sambil mengacakacak rambut ara dengan kesal.

Selesai makan, kita asyik nonton televisi berdua.

ehhh rasetelin pilem belunya dooong ucapku tibatiba dengan wajah memelas.

Plukkk !!!
Tamparan ringan di pipiku menjadi jawaban atas ucapanku tadi.

hehh mister cabul.tak usyahhhh yaaa!!! Bentak ara sambil melotot namun sambil menahan tawanya. tapi ternyata itu hanya gurauan ia semata. Nyatanya ia beranjak juga ke dalam kamar dan sejurus kemudian sudah keluar kamar dengan membawa sebuah dvd polos tanpa gambar bertuliskan love

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close