Jeritan Tante Karir

0
37

Melihat tante Delin yang memaki pakain kerjanya terlihat cantik dan seksi , tempat kerjanya jika hari senin sampai rabu memakai setelan blazer, jika dia melepas blazernya terlihat buah dadanya yang kencang dan padat ukurannya tidak besar besar amat tetapi jika ditambah degnan rok mini span pantatnya jika berjalan sangat kencang dan montok sekali

WANITA MUDA – menyaksikan tante Delin yg memaki pakain kerjanya kelihatan jelita & seksi , ruang kerjanya kalau hri senin hingga rabu memanfaatkan setelan blazer, apabila dirinya melepas blazernya kelihatan buah dadanya yg kencang & padat ukurannya tak akbar agung sangat namun bila ditambah degnan rok mini span pantatnya kalau berlangsung amat sangat kencang & montok sekali

Sering kali ketika aku main ke kantornya. Pada waktu itu aku sedang duduk di sofa dan sedang membaca majalah. Aku tidak sengaja melirik ke arah betis tante Delin yang sangat mulus dan indah, tante Delin juga selalu memakai sepatu hak tinggi warna hitam yang seksi, sehingga menambah keindahan kaki dan betisnya.

Pernah suatu kali ketika aku sedang melirik betis indahnya tante Delin, tanpa kusadari ia mengetahuinya dan melihat ke arahku. Begitu aku tibatiba sadar dan melihat ke arahnya, aku malu sekali, jantungku berdegup kencang. Namun tante Delin justru tersenyum kepadaku, yang malah membuatku makin jadi salah tingkah.

Tante Delin memang orangnya ramah dan baik hati, bahkan ia terkadang memberiku hadiahhadiah kecil seperti mobil. Namun tetap saja apabila aku sedang diajak bicara olehnya, jantung ini berdebardebar, entah kenapa.

Peristiwa yang sangat dahsyat bermula pada saat aku mampir lagi di kantornya. Hari itu sekitar jam 10 pagi, dan aku sedang dudukduduk sambil baca majalah, namun tibatiba tante Delin datang dengan pakaian kerjanya yang sexy seperti biasa.

Eh, tante?,sapaku.Son kamu lagi ngapaintanyanya.Lagi baca majalah tantejawabku.Majalah apa ayo janganjangan kamu baca majalah porno ya ?tanyanya penasaran.Kalau ya emang kenapa tante nggak boleh yajawabku.

Nggak papa koq itu berarti keponakan tante udah gede ya khankatanya.Ya tante punya Sony udah gede lo kepalanya lucu kayak Helm NAZIkataku mancing.Apanya yang gede anak manis tante nggak ngertitanyanya lagi.Ini tante burung Sony udah gede lokataku sambil nunjuk ke arah selangkanganku.Ahhh kamu nakal ya entar tante bilangin ama om kamu baru nyaho kamukatanya.Lalu, tante Delin kembali bekerja.

Di dalam ruang kerja kantor, tante Delin bekerja menggunakan komputernya, sedangkan aku sendiri bosan baca majalah lalu bermain game dengan komputerku, tepat di sebelah meja tante Delin. Saat itu kulihat tante Delin sedang sibuk dengan pekerjaannya, tentu saja kesempatan ini kugunakan sebaikbaiknya. Aku menikmati kecantikan tanteku sepuasku.

Keperhatikan wajah tante Delin yang begitu cantik, lalu buah dadanya yang padat. Karena tante Delin menggunakan rok span yang mini, maka ketika ia duduk dgn menumpangkan kakinya, pahanya yang putih mulus itu langsung terlihat, juga betisnya yang indah, kutatap habishabisan.

Namun tibatiba tante Delin menatapku sambil tersenyum menggoda, Lagi ngeliatin apa kamu, Sony?katanya. Dag dig dug derrr! Astaga, aku benarbenar kaget, jantungku serasa copot, aku sangat panik, danEh.., anu, ehm, nggak kok tante, jawabku terbatabata. Kamu nggak usah bohong sayang Nggak apaapa kok, kalau kamu suka ama tante, katanya sambil tersenyum nakal.

Namun tante Delin malah berdiri ke arah pintu dan menguncinya, lalu menghampiriku dan berdiri tepat di depanku, bau harum parfumnya terasa olehku. Tentu saja aku jadi makin berdebardebar nggak karuan. LaluSon, menurut Sony, tante cantik dan sexy nggak sih ?, tanyanya menggoda. Eh enggg iya tante cantik dan sexy malah jauh lebih cantik dari Tamara Maen Sky jawabku becanda sambil menunduk.

Ahhh yang bener Son eee kalau begitu Sony mau dong kalau tante Delin minta tolong? katanya sambil mengecup pipiku. Wow Perasaanku saat itu benarbenar campuraduk, aku merasakan kelembutan bibirnya, namun bercampur dengan grogi dan bingung.

Aku hanya bisa mengangguk saja. Lalu, tante Delin memegang tanganku dan menariknya dengan lembut, sehingga aku bangun daridudukku. Son, ayo sini ikut tante, tante mau ajarin Sony sesuatu, katanya sambil menuntunku berjalan ke arah meja kerja yang kosong. Aku mengikuti semua kemauan tanteku yang genit ini.

Nah anak manis, sekarang kamu berdiri di sini dan diam dulu yah katanya. Aku berdiri dengan bersandar pada meja. Lalu tibatiba tante Delin mengecup bibirku dengan lembut, aku benarbenar kaget, tapi rasanya benarbenar nikmat, bibir tante Delin terasa lembut dan basah.

Aku hanya bisa diam saja sambil memejamkan mata, dan terusterang saat itu otongku langsung naik. Kemudian, tibatiba tangan tante Delin, bergerak menuju celana, kayaknya dia mau melepasnya. Tante, aduhhh Sony mau diapain?, tanyaku gugup.Udah dong ahhh kamu nurut aja ya percaya deh sama tante, pasti nanti kamu suka, bujuknya sambil kembali tersenyum nakal.

Lalu, tante Delin mulai berlutut dihadapanku, dan mulai melepas resletingku, danTante jangan tante jangan ohhh, aku sungguh terasa panasdingin, namun tante Delin tidak memperdulikanku ia malah sibuk sendiri, nampaknya nafsu birahinya sudah tak bisa lagi dikendalikan.

Setelah resletingnya terbuka, lalu tante Delin melorotkannya, karena aku tidak pernah memakai CD(habis gerah dan agak gatelgatel gimana gicu), langsung saja otongku terjulai keluar.

Wow besar juga punya kamu Sonkatanya sambil menatap otongku dengan tatapan buasnya. Ohhh tante jangannn, ujarku lirih dengan gemetar, lututku terasa lemas. Tante Delin yang tahu akan keadaanku lalu memegang pinggangku, dan menyuruhku naik, duduk di meja.

Lalu, tante Delin memegang otongku yang sudah tegang itu. Dan ahhh genggaman jarijari lentik tante Delin terasa sangat lembut di otongku Tibatiba dengan lembut tante Delin, menjilat kepala otongku perlahan, Ahhh taaannnteee jeritku lirih.

Rasanya sulit dilukiskan, pokoknya bergetar seluruh tubuhku, saat lidah tante Delin yang lembut menyapu permukaan kepala otongku. Lalu, tanpa sungkansungkan lagi tante Delin langsung mengulum otongku, benarbenar gila rasanya.

Ahhh tanteee aaaah. ohhh aku mengerangngerang, tak karuan.

Tante Delin terus mengulumngulum, sambil mengocokngocok, dan menyedotnyedot otongku. Ruar biasa rasanya. tak terbayangkan nikmatnya Tibatiba aku merasakan sesuatu yang tak tertahankan, yang akan keluar dari tubuhku.

Aku makin menggila mengerangngerang, tante Delin yang rupanya tahu waktunya telah tiba, langsung menyedot otongku kuatkuat dan Ahhh taaannnn aaarggghhh, aku menjerit kencang, dan air maniku muncrat menyembur keluar, untuk pertama kali aku merasakan puncak kenikmatan yang tak terbayangkan bersama tanteku.

Lalu, tubuhku terkulai lemas tergeletak di atas meja.. Namun air maniku yang tadi menyembur keluar di dalam mulut tante Delin malah disedot, dihisap, dan ditelannya.

Nampaknya tante Delin rakus sekali dengan air maniku, bahkan karena saking banyaknya ada air maniku yang meleleh keluar dari mulutnya, dan melumuri sekitar bibirnya, dan dengan menggunakan lidahnya tante Delin menyapunya semua lalu menelannya.

Wow punyamu enak sayang gimana rasanya enak khan katanya sambil terus menjilati otongku.Aduhhh Sony rasanya seperti orang mabuk tapi enak tantekataku. Lalu, dengan sisa tenaga yang ada aku berjalan ke sofa panjang di ruangan itu, dan aku langsung rebah disitu dan terlelap.

Sekitar 1/2 jam aku tertidur, ketika terbangun aku merasakan suatu perasaan yang senang. Aku melihat tante Delin masih bekerja. Aku melihat dia melepas sepatunya ohhh sungguh indah kakinya. Setelah itu nampaknya perkerjaannya sudah hampir selesai.

Setelah pekerjaan tante selesai, dan mematikan komputernya, ia menghampiriku. Son badan tante pegel nih, pijitin dong sayang?, pintanya. Iya tante jawabku. Tante Delin langsung terlungkup di sofa panjang yang satunya.

Aku tertegun dengan bentuk tubuh tanteku, ohhh begitu lansing dan bokongnya yang besar ohhh serta kakinya yang sexy ohhh Ayo, kok malah bengong sih, seru tante. Eee iya tantekataku pelan. Lalu, kuusap pelanpelan pundak tante, lalu perlahan kupijitpijit, lalu turun pelanpelan ke punggungnya.

Ketika hampir mencapai ke dua buah pantatnya yang montok itu, aku agak ragu. Ayo Son, jangan berhenti dong serunya.Dengan agak berdebar kutempelkan kedua telapak tanganku ke buah pantatnya yang padat berisi itu.

Wah, sungguh empuk sekali lalu kuremasremas perlahan, Hmmm nah gitu dong pintar kamu Son kata tante Delin sambil merasakan nikmat.Setelah agak lama bermain di pantat tante Delin, tanganku kembali merayap menyelusuri paha bagian belakang dan betisnya.

Wah betis indah tante Delin yang biasanya hanya bisa kulihat dan kubayangkan saja, sekarang kuusapusap dan kuremasremas dengan lembut, sungguh halus sekali rasanya, mulus dan lembut Kemudian tante Delin bangun dari terlungkupnya, dan kini duduk bersandar di sofa.

Son, tolong lepas sepatu tante ! perintahnya. Akupun melakukan perintahnya, melepas sepatunya dengan hatihati. Setelah dilepas aku lihat ujung kakinyapun sangat halus dan mulus. Son, kamu mau kan jilatin kaki tante !perintahnya.

Aku ragu tapi berikutnya tanpa ragu lagi aku ikuti perintahnya. Aku jilat telapak kaki tante Delin yang mulus itu, lalu kujilatin pula tumitnya yang berwarna merah jambu itu. Baunya khas tapi nggak bau kayak kakiku.

Ehmmmm. kamu nakal ya, tante Delin kegelian. Lalu,Terus naik ke atas dong sayang pintanya lirih. Dari telapak kaki dan tumitnya, jilatanku naik ke atas. Kujilati betis mulus dan indah tante Delin, benarbenar lembut sekali terasa di lidahku. Jilatanku terus naik ke atas, kusingkapkan setengah rok spannya ke atas, lalu kujilati paha tante Delin, membuatnya terus menerus merintih kegelian tapi pasti nikmat dong.

Son, tolong bukain CD tante yah, lalu tante Delin menyingkapkan seluruh roknya ke atas, sehingga CDnya yang berwarna putih nampak sangat jelas di depanku. Uhuiii!, ternyata di bagian tengah CDnya telah basah, rupanya tante Delin sudah sangat terangsang.

Tanpa membuka roknya yang disingkapkan ke atas, dengan hatihati kuturunkan CD tante Delin. Wah luar biasa baru kali ini aku menyaksikan yang secara langsung memek seorang wanita. Memek tante Delin sangat indah, bulubulunya sangat lebat, bentuk bukit memeknya cembung, di tengahnya terdapat garis bibir memek yang berwarna kemerahamerahan, sangat merangsang birahi, apalagi di pinggirannya telah nampak basah oleh cairan birahinya.

Ayo Son, jilatin memek tante ya cepet ya udah nggak tahan nih serunya. Lalu, aku dekati memek tante Delin, bau harum birahinya sangat keras tercium, mulamula dengan perlahan aku mulai menjilati pinggiran memeknya.

Ssshhh aaahhh. ya gitu Sonnnn aahhh terusss ohhh, tante Delin mendesisdesis kegelian dan nikmat. Tante Delin duduk sambil membuka kakinya lebarlebar selonjoran di sofa, sementara aku menjilati memeknya yang udah banjir bandang.

Aku terus menjilatipinggiran memek tante Delin yang telah basah itu, rasanya asinasin enak Setelah pinggiran memeknya, aku mulai berpindah menjilati tengahnya, kulihat di bibir memek tante Delin yang masih rapat itu terdapat cairan basah, lalu aku jilat bagian tengah yang memanjang di memeknya, laluSsssssstthhhhh terusss ohhhtante Delin mendesis panjang.

Lalu kujilati bagian dalam memeknya, kukorek dengan lidah seluruh dinding bagian dalam memeknya untuk mendapatkan cairan memeknya, sehingga membuatnya menggelinjanggelinjang,Sonnn aaaaahhh aaahhhtante Delin terus mengerangngerang.

Lalu, dengan jariku aku renggangkan kedua bibir memek tante Delin, lalu sedikit diangkat ke atas, maka tampaklah ujung clitnya yang mungil yang berwarna pink. Lalu dengan sekali jilatan panjang, aku jilat memek itu, danAaaaaaaaaauuhhhhhh.

Tante Delin langsung menjerit, ia tersentak kaget. Sonnn kamu pintar sayang hhhmmm?, tanyanya sambil tetap mengerang. Gimana tante rasanya, sahutku. Enak sayang ayo terusss, katanya sambil mengerang lagi.

Aku terus menjilati clitnya, kugosok dengan lidahku, membuatnya semakin gila, menjeritjerit dan menggelinjanggelinjang, danAaahhh ahhh aaarghhh eehhhmm.., erangnya lagi.Lalu kusedot memek tante Delin dengan satu sedotan panjang, tibatiba tante Delin langsung menjerit keras,

Aaakkkhhhh. tanteee keluarrrr ohhhh, badannya mengejang, bergetar, kedua pahanya dirapatkannya ke kepalaku, dan tangannya meremas sofa itu dengan kuatnya.

Tante Delin sedang merasakan puncak kenikmatan orgasme yang luar biasa, lendir hangat orgasmenya keluar dari dalam memeknya, dan aku sedot lagi memeknya kuatkuat, membuat erangannya semakin panjang,

Aakhhhhh Sonnnn.. eemmhhh. eemhhh.., dan akhirnya tante Delin tergeletak lemas.Setelah terbaring lemas di sofa beberapa saat, tante Delin kembali bangkit, lalu menarikku ke sofa, dan menciumku, melumat bibirku, lalu lidahnya didesakannya masuk ke mulutku. Aku yang belum berpengalaman menerima saja. Lidah tante Delin bermain di dalam mulutku, mengaitngait lidahku, Wah rasanya geli, nikmat, dan basah

Kemudian tante Delin melepaskan lumatannya, lalu melepaskan kaosku, sehingga kini aku telanjang bulat. Kemudian tante Delin mendorong badanku agar aku terlentang di sofa. Ia menatap otongku yang sudah mulai bangun kembali, digenggamnya batang otongku, yang langsung saja membuatnya makin mengeras, lalu di kocokkocoknya.

Mulanya perlahan, lamakelaman makin cepat, Wah. rasanya benarbenar aduhai Lalu, tante Delin melumat batang dan kepala otongku, Waaaah.. rasanya semakin ruar biasa. Lalu, tante melepaskan lumatannya di otongku, lalu tante Delin mulai melepaskan pakaian kerjanya.

Aku bangkit dan terduduk di sofa. Melihat pemandangan itu, aku jadi degdegan, namun kali ini sedikit bercampur nafsu. Dan akhirnya tante Delin membuka seluruh pakaiannya, termasuk BH dan CDnya, sehingga ia kini benarbenar telanjang bulat.

Wah, ruar biasa indahnya tubuh tante Delin yang putih mulus, sangat montok dan seksi. Aku sekarang benarbenar super terangsang. Gimana Son, kamu suka tubuh tante kan pasti kamu belum pernah melihat langsung cewek telanjang, iya kan?, tanyanya sambil menggodaku.

Aku hanya tersipu sambil menganggukan kepala dengan jempol tanganku kukenyot, tante Delin tertawa cekikikanLalu tante Delin meraih tanganku, dan diletakan diatas buah dadanya yang montok. Wuih.. walau aku degdegan, tapi rasanya sangat empuk dan lembut sekali.

Nah Son, kamu remas tetek tante yach, katanya. Tanpa disuruh dua kali aku langsung meremasnya dengan perlahan. Hmmmmmm., tante Delin mendesah.Aku terus meremasremas dengan nikmat, danHmmmm. stthhh.. aaahhhhh terussss Sonnn ohhhh, tante Delin terus mendesah.

Namun rupanya, tegangan birahi tante Delin sudah sangat super tinggi. Tibatiba aku langsung diterjangnya, dipeluk, serta dilumatnya bibirku, dengan penuh nafsu. Benarbenar baru kurasakan yang namanya cumbuan dan pelukan wanita, apalagi kita samasama dalam keadaan telanjang bulat, jantung ini berdetak kencang. Tangan tante Delin merayap mencari otongku, lalu digenggamnya batang otongku.

Lalu, sambil dalam posisi mendudukiku, tante Delin mengarahkan ujung kepala otongku ke memeknya. Tante, Sony mau diapain, ja jangan dimasukin tante Sony. masih perjaka, kataku terbatabata.Nggak papa sayang sekarang kamu nurut tante aja ya, kata tante Delin sambil tersenyum menggodaku.

Lalu, tante Delin langsung menekan memeknya ke kepala otongku, danEnggghhhhh.., aku mengerang merasakan seretnya otongku masuk ke memek tante Delin. Sttthhh ohhh, tante Delin pun rupanya merasakan gesekan otongku dengan memeknya.

Walaupun telah basah oleh lendir memeknya, namun memek tante Delin memang masih sempit, jadi cuma sepertiga batang otongku yang baru berhasil masuk.Namun tante Delin terus memaksakan batang otongku masuk, sampai aku sendiri takut kalau batang otongku lecet.

Stthhhh aaaaaahhh, akhirnya seluruh batang otongku masuk ke dalam memek tante Delin. Sungguh luar biasa, nikmat sekali rasanya batang otongku di dalam memek tante Delin, hangat, lembab, basah, dan serasa dihisap masuk ke dalam lubang sempit yang berulir.

Kemudian tante Delin mulai menaiknurunkan bokong dan pinggulnya, tante Delin mengocok otongku di dalam memeknya. Aaaaahhhh enaaakkk oiiii. aaaaaahhh, aku benarbenar merasakan nikmatnya yang pertama kali dengan tanteku sendiri.

Tante Delin pun tak kalah menjeritjeritnya, Sstthhh. Aaaaaahhh Sonnn aaaaaaahhh..erangnya. Tante Delin tampaknya seperti sudah lupa daratan, dia terus menggoyangkan bokong dan pinggulnya keataskebawah, majumundur, kirikanan, meliukliukan pinggulnya, sambil mengerangngerang dan menjeritjerit.

Tannn jangan keraskeras otong Sony sakitkataku.Sakit ya deh maafin tante sayang katanya sambil terus bergoyang lembut.Sampai setelah sekitar 15 menit, tibatiba tante Delin menjerit kencang, badannya mengejang, ditekannya memeknya ke otongku kuatkuat, sambil mencengkram erat ke sofa.

Sonnn Aaakkkhherangnya.Aku merasakan memek tante Delin dengan sangat kuat menjepit dan mengempot otongku, rasanya memang sangat ruar biasa nikmat, dari dalam memeknnya kurasakan keluar banyak sekali cairan.

Karena merasakan jepitan dan empotan yang sangat dahsyat, tibatiba aku merasakan kembali sesuatu yang sangat tak tertahankan, dan akhirnyaTaaannnnn aaaakhhhhh, aku menjerit dengan kerasnya. Aku merasakan nikmatnya rasa yang luar biasa, yang tidak bisa kulukiskan, air maniku muncrat dengan derasnya di dalam memek tante Delin.

Tante Delin tersenyum nakal kepadaku, lalu memelukku, aku merasa sangat lemas.. Dan akhirnya kami berdua tertidur sambil berpelukan telanjang di sofa itu Ketika aku bangun, tante Delin tersenyum kepadaku, dan berkataSonnn, tenyata kamu hebat, tante nggak nyangka keponakan tante udah pandaikatanya sambil mengecup bibirku.

Aku hanya tersipu saja. Lain kali kamu mau kan, tante ajarin lagi?katanya. Iya tante Sony nurut tante aja, jawabku sambil menggangguk.Nah, gitu dong. Itu baru ponakan tante tersayangkatanya lagi.

Sejak saat itu, setiap ada kesempatan, kami selalu melakukan hubungan seks. Bahkan pernah dengan alasan mengajakku jalanjalan, tante Delin pernah mengajakku ke apartement miliknya dan kami pun melalukannya lagi, pokoknya ruar biasa deh.

Halhal seperti itu terus kami lakukan sampai akhirnya aku menikah dan pindah ke Inggris. Tepatnya di kota Liverpool karena aku menjadi pemain inti dari klub Liverpool. Begitulah kisah pengalaman seksku yang pertama kali dahulu, yang tak dapat kulupakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here