Natalie Jojo Wulandari Cute

0
38

Natalie begitu tak sampai hati melihat keadaan mamanya, nyonya Emma, di dalam keadaan usia tua masih terus bekerja membanting tulang semata mata karena hanya untuk makan sehari hari. Bagaimana nyonya Emma tdk harus demikian, karena sejak kematian tuan Rudolf suaminya tak ada lagi yg memberikan makan mereka selain dengan cara yg demikian itu.

Sedangkan disisi lain nyonya Emma hanya hidup seorang diri di desa Briming yg lengang dan tdk banyak memberikan pola kerja selain daripada menjahit pakaian pakaian orang orang di sekitar kebun anggur itu. Ia untuk bekerja seperti mereka mereka nyonya Emma betul betul sudah tak kuat. Usianya yg memasuki empat puluh lima tahun itu sangat membuat ia semakin lemah, apalagi ia sudah mulai merasakan adanya sakit rematik, sehingga pekerjaan yg semestinya dikerjakan oleh kaum lelaki itu sungguh membuat ia tdk bisa sama sekali, selain hanya dengan cara menjahit pakaian pakaian orang yg ada di sekitar kebun anggur itu.

Pekerjaan nyonya Emma memang tdk terlalu berat, tetapi justuru di mata Natalie merupakan suatu pukulan bathin karena tak sampai hati melihat mamanya yg sudah dimakan usia tua itu masih terus bekerja keras hanya dikarenakan semata mata untuk makan sehari hari.

Di kala tegang tegangnya pikiran Natalie memikirkan orang tuanya, tiba tiba tuan Michael Dorby si pemilik kebun anggur itu datang ke rumahnya dan sekaligus meminta kepada orang tuanya agar Natalie dapat diajak ke Switzerland untuk dijadikannya sebagai tenaga penyalur di negara kincir angin itu.

Mengetahui maksud baik Michael Dorby sudah barang tentu diterima nyonya Emma. Untuk itu ia langsung menyerahkan puterinya itu untuk dibawa Michael Dorby ke Switzerland.

Saya memang sudah semestinya beristirahat dan di samping itu sudah waktunya buat Natalie mencari kehidupan sendiri. Bawalah dia, tapi tolong jaga anak saya itu baik baik, tuan. kata nyonya Emma menjawab permintaan juragan kebun anggur itu.
Ow, masalah keselamatan diri puteri nyonya, saya yg bertanggung jawab kata tuan Michael Dorby memberikan keyakinan kepada orang tua itu.
Lalu rencana tuan, Natalie hendak tuan jadikan apa di kota besar itu ? seketika nyonya Emma mendesak bertanya. Tuan Michael Dorby tersenyum kecil dan menghela napas panjang.

Penyalur. Setelah anggur kami ini diproduksi menjadi minuman. Jadi di Switzerland Natalie kami tempatkan di sebuah toko besar dan di situlah dia akan kami berikan kepercayaan untuk menangani permasalahan jual beli. Selain untuk mengajarkan dia supaya menjadi orang cerdik, dia juga memiliki wajah menarik yg semata mata dapat mengundang rasa senang kaum pembeli, nyonya. sahut lelaki yg bertubuh gemuk serta pendek dan berkepala botak itu kepada nyonya Emma sambil tersenyum.

Pembicaraan yg agak panjang dan mendetail itu akhirnya semakin membuat mengerti nyonya Emma. Maka setelah itu sepetang petang harinya juga lelaki bandar anggur itu mengajak Natalie berangkat menuju Switzerland dengan mengendarai kereta api. Bukan main senangnya perasaan Natalie di kala lelaki setengah baya itu mengajaknya pergi ke kota besar. Selain dia memang sudah merasa jemu dengan keadaan desa Breming yg sepi itu, ia juga merasa mempunyai kewajiban untuk menjadi seorang yg mandiri dan sekaligus dapat meringankan beban mamanya yg sudah lama menjanda itu.

Tiba di Switzerland dengan mengendarai sebuah taksi dodge kuno, gadis yg masih di bawah umur itu dibawa Dorby ke sebuah kios besar yg berisikan berbagai bentuk dan model jenis minuman keras. Ketika melihat keadaan toko yg besar dan luas itu semula Natalie agak bingung dengan ketdkmengertiannya. Tetapi setelah dua hari berselang dan telah diajar dengan baik cara cara menghadapi kaum pembeli akhirnya Natalie menguasai pekerjaannya itu.

Pada suatu malam, di kala waktu sudah menunjukan pukul sembilan lewat di kala toko sudah tutup, Natalie berlalu ke dalam kamar mandi yg letaknya di bagian dalam toko itu. Dia tampak sudah begitu lelah dan tubuhnya yg sejak tadi berkeringat melayani pembeli yg membludak sudah membuahkan aroma bau yg kurang sedap. Gadis yg baru menginjak dewasa dan bertubuh padat sekali serta montok itu bermaksud hendak mandi.

Tetapi alangkah terkejutnya ketika tiba di muka pintu kamar mandi itu. Seperti orang terkesima, ia melihat Dorby dalam keadaan telanjang bulat tengah menunduk membelakangi pintu kamar mandi asyik sekali mengocok ngocok kemaluannya yg diborehkannya sabun miyana.

Gila..? sentak Natalie di dalam hati terpaku melihat tubuh gemuk pendek bagai babi itu dalam keadaan telanjang bulat dan seolah olah tdk memperdulikan apapun yg terjadi ketika itu. Kocokan kocokan telapak tangan pada batang pelernya itu membuat bunyi yg berdecak decak di antara busa sabun mandi.

Akkkkh, desah gadis itu lagi mulai merasakan adanya kelainan di dalam dirinya sewaktu melihat adegan tersebut.

Jantungnya mendadak bergetar keras dan tubuhnya menjadi gemetaran. Sedangkan kelentitnya terasa berdenyut denyut seketika, dan akibat menahan nafsu itu tiba tiba terasa cairan agak kental dan licin mengalir keluar dari pelupuk liang memeknya.

Dorby tampak megap megap menyeringai dengan kepala tertatap menghadap keatas langit langit kamar mandi itu. Sedangkan pinggulnya yg padat dan berlipat lipat karena lemak itu tampak bergoyang goyang ke muka belakang mengikuti gerakan telapak tangan yg mengkocok kocok kemaluannya. Dan selang beberapa saat tiba tiba lelaki itu terdengar mengerang dengan suara serak serak parau yg kemudian dilanjutkan dengan meluncurnya denyut denyut cairan yg memancar keluar dari lubang kemaluannya. Cairan yg tampaknya kental berwarna putih itu, mendenyut denyut terlempar jauh sampai membentur dinding tembok kamar mandi.

Gila? kata hati Natalie yg masih tegak terpaku menyaksikan ulah sang majikan yg sinting sendirian itu. Ia betul betul menjadi terangsang hebat, dan sekaligus membuatnya menjadi resah tak menentu. Namun sedemikian tegangnya keadaan yg dialami Natalie ketika itu, sedikitpun ia tdk bergerak dengan wajah tertatap lurus mengarah ke arah Dorby yg tampak mulai mencuci kemaluannya dengan air.

Setelah selesai membasuh kemaluannya lelaki itu bermaksud hendak keluar dari kamar mandi tersebut, tetapi alangkah terkejutnya ia di kala membalikkan tubuh tiba tiba menjumpai Natalie yg berdiri tegak di muka pintu dengan sikap penuh keterpanaan.

Haiii.kaukau. sentak Dorby dan berusaha menutupi kemaluannya dengan kedua belah telapak tangannya. Wajahnya merah padam seperti menahan malu.
Sedang apa kau disitu? sambungnya berusaha menggapai handuk yg tergantung di sebelah kiri dan sekaligus menutupi pinggangnya dengan handuk itu.
Sa..saya ingin mandi tuan sahut Natalie dengan wajah agak pucat dan gugup.

Betapa dia tdk harus menjadi demikian? Di kala lelaki setengah baya itu membalikkan tubuh, dengan jelas mata Natalie melihat sesuatu yg menggantung masih sedikit tegang itu sungguh panjang dan besar. Dan bulu jembut di bagian pangkal peler. Hal yg demikian itu sungguh membuat Natalie menjadi tak kuasa menghadapi keadaan.

Sa.saya lelah, tubuh saya sudah bau oleh keringat. Sedang apa tuan tadi di sini sendirian? sambung Natalie lagi.

Melihat sikap Natalie yg bertanya itu, sedangkan perasaan gelisah mulai pudar dirasakannya lalu dengan senyuman yg dipaksa paksakan lelaki itu menjawab.

Saya sedang membersihkan kemaluan saya yg amat kotor oleh kotoran. Kalau kau mau mandi, mandilah dulu. ujar lelaki itu dan kemudian langsung berusaha keluar dari kamar mandi itu.

Di kala lelaki itu berlalu lewat ruangan di muka pintu, Natalie berusaha melangkahkan kakinya maju sekalipun dirasakannya ketika itu dadanya berguncang hebat. Dan di kala ia telah masuk ke dalam kamar mandi itu dan tak memperdulikan lelaki yg sudah berlalu meninggalkan kamar mandi, dengan di sertai tubuh yg gemetaran ia mengunci pintu dari dalam kamar mandi.

Aaaaah. desah perempuan itu di kala ia meraba bagian kemaluannya yg sudah telanjang bulat.

Telapak tangan kanannya yg berusaha meraba kemaluannya itu merasakan adanya cairan cairan kental dan licin sudah memenuhi rongga yg ada di liang memeknya. Aku rupanya sudah mengeluarkan air nafsu, ooooohhhhh.. sambungnya lagi di dalam hati dan kemudian meredupkan kedua matanya di antara yg sedikit terangkat.

Kobaran rangsangan mendadak datang menggangu jiwa perempuan itu. Darahnya terasa mendesir kuat dan kemudian membuat sekujur tubuhnya menjadi hangat. Sedangkan jantungnya terasa kian berdegup keras dan membuat dadanya tergetar getar. Tubuhnya gemetaran menahan rangsangan yg sudah tdk terkendalikan itu. Dan di seluruh bagian dalam kemaluannya semakin banjir oleh derai derai air maninya sendiri.

Oouuuuuuukh..eeeeeessssstttttttt rintih perempuan itu berusaha menggosok gosok bagian permukaan kemaluannya dengan telapak tangan.

Dan kemudian khayalannya melayg tinggi teringat kepada masa masa lalunya yg pernah dialaminya bersama Jhose, bekas rekannya satu sekolah di sebuah yayasan orang orang tdk mampu.

Jhose betul betul membuat sekujur tubuhnya menjadi hangat dan nyaman. Kemaluannya yg besar dan panjang itu sungguh membuat ia mendelik delik menahan nikmat yg tiada tara. Tetapi sayangnya kenikmatan yg sangat itu tdk bisa diulanginya lagi. Setelah Jhose selesai menamatkan sekolahnya, lalu pemuda itu pergi ke George dan kemudian bekerja di sebuah pabrik perkayuan. Sejak itu Natalie sudah tak pernah berjumpa lagi dengan pemuda yg pernah memikat hatinya itu.

Sambil terus menerus mengusap usap permukaan lubang memek yg di tutupi rapat oleh bebuluan jembut. Khayalan terus menggelinyg membayangkan kejadian kejadian yg pernah dirasakannya bersama Jhose.

Uuuukkh, sayang kau tak ada disini Jhose, kalau seandainya saja kau ada disini alangkah nyamannya tubuhku ini. Tentunya kita berdua akan mendesah desah merasakan nikmatnya sentuhan antara kelamin kita. Ooooh, Jhoss. kata perempuan itu terpejam pejam dan terus menggosok gosok permukaan memek, yg semakin lama semakin banjir oleh denyut denyut air mani karena menahan nafsu yg berkobar itu.

Namun di kala asyik asyiknya perempuan itu menghayal dan merasakan nikmatnya sentuhan telapak tangan yg mengusap usap permukaan liang memek, tiba tiba pintu yg tertutup terkunci itu terdengar diketuk orang dari luar. Khayalan Natalie sudah melayg tinggi itu mendadak sayup dan kecut karena keterkejutan.

Siapa di luar? sentaknya seraya bergegas menutup bagian tubuhnya dengan handuk. Dan kemudian dari luar kamar mandi terdengar suara menyahut.
Aku Nat, buka pintu. Ada sesuatu yg ketinggalan di dalam kamar mandi. suara dari luar menyahut yg lain tdk adalah Dorby. Ded! Jantung Natalie agak berdetak kaget. Sedangkan keningnya mengernyit berpikir pikir.
Mau apa boss? Akh biarlah aku buka pintu ini, kalau dia mau biarlah akan aku penuhi seleranya daripada mengonani seperti tadi..? bisiknya di dalam hati dan kemudian tangannya mulai memutar anak kunci.
Celanaku tertinggal, aku tdk bisa mengambil pakaian kalau dengan hanya mengenakan handuk seperti ini. kata Dorby yg tampak tegak di muka pintu dengan tubuh yg hanya ditutupi selembar handuk.

Namun mata pria itu tampak berbinar tajam memperhatikan tubuh Natalie yg hanya ditutupi selembar handuk juga. Namun di bagian atas dia melihat sepasang buah dada yg bulat besar dan montok sama sekali tak tertutup oleh handuk.

Dan seketika itu pula tubuhnya tiba tiba menjadi bergetar menahan nafsu ingin rasanya ia menjilat dan melumat puting susu yg tampak mencuat ke muka itu. Namun untuk itu ia masih belum berani melakukannya. Ia mempunyai pikiran, apa pendapat nyonya Emma kalau dia sampai melakukan ke kurang ajaran terhadap putrinya itu. Alangkah malunya ia seorang juragan anggur telah melakukan hal kriminil yg semata mata membuat nama baiknya menjadi tercemar.

Maka seketika di kala itu ia berpura pura melangkah masuk dengan tujuan ingin mengambil pakaiannya yg tergantung di dinding sebelah kiri kamar mandi itu. Tetapi tak ubahnya pepatah mengatakan pucuk dicinta ulampun tiba, mendadak setelah ia berada di dalam kamar mandi itu, dan di kala baru saja ia hendak menggapai pakaiannya yg tergantung tiba tiba Natalie mendekati dan kemudian handuk yg melingkar di pinggangnya di tarik lalu Natalie pun berusaha melepaskan handuknya pula. Sehingga kedua tubuh yg ada di dalam kamar mandi itu sudah dalam keadaan terlanjang bulat.

Gila.? kau mau apa? cetus juragan anggur itu dengan kepura puraan dan dengan kedua mat membelalak.
Tuan tdk perlu khawatir, saya mengerti semenjak nyonya Melinda meniggal dunia setahun yg lalu, tuan sudah kehausan. kita tdk berbeda tuan. saya pun haus tuan. seloroh Natalie bagai tak sadarkan diri membuka ucapan demikian.
Haaaa? sentak lelaki itu dengan mata agak membelalak karena penuh keterkejutan.

Namun di kala perempuan itu selesai menghabiskan kalimat ucapannya, tiba tiba ia merasakan denyut denyut kemaluannya yg lama kelamaan bangkit tegak berdiri. Dan di kala milik lelaki itu bangkit menegang, darah di sekujur tubuh Natalie terasa menyirap kuat dan sekaligus membuat tubuhnya menjadi hangat karena menahan rangsangan. Ia betul betul merasa gemas melihat sesuatu yg semula bergelayut itu tiba tiba berdenyut denyut dan kemudian tegang dengan kerasnya. Dadanya seketika berdegup keras, tulang tulang di seluruh tubuh terasa tergetar dan seketika saja ia melangkah mendekati lelaki itu. cerita sex

Biarlah di kamar mandi ini kita lakukan tuan. ujar Natalie lagi dengan disertai tatapan mata sayu, dan kemudian melangkah mendekati.
Rasanya tak ada halangan sekalipun kita lakukan di tempat kosong seperti ini.

Dorby tercengang diam. Namun di hatinya ketika itu, dia memang betul betul mengharapkan itu bisa terjadi.
Sementara Dorby terdiam bengong sambil menghela napas panjang, ketika itu Natalie memperlihatkan tubuhnya yg kuning langsat itu. Dorby mulai menggeraygi paha Natalie lalu ke atas dan sampailah ke puncak yg ditujunya.

Oh.akh Dorby jangan ditusuk pakai jari aaakhhhh.. kata Natalie sambil menggelinjang.

Sejak kematian istrinya nyonya Melinda, ia memang betul haus akan persetubuhan dan rindu sekali menikimati sentuhan lembut dari seorang wanita. Tetapi memang keadaan dirinya yg kurang menarik, wanitawanita tdk begitu bernafsu untuk melayaninya. Muka buruk, hidungnya pesek, kulitnya hitam dan bentuk postur tubuhnya gemuk pendek serta kepala pun botak itulah penyebab wanitawanita kurang menyenanginya.

Namun kali ini seperti katak merindukan hujan, tibatiba hujan itu turun dengan derasnya. Begitulah yg ada di dalam hati lelaki itu. Maka seketika ia memandang bagian selangkangan paha Natalie yg tampak rimbun oleh bebuluan yg keriting dan panjang sampai menepis ke bagian bawah pusarnya. Dan ketika tatapan itu terjadi tubuhnya mendadak menjadi gemetaran karena menahan nafsu.

Di bawah pinggang yg ramping dan berkulit putih itu ia melihat pinggul Natalie padat, sekal dan berlipatlipat. Di bagian atas pinggang perempuan itu ia melihat sepasang buah dada yg bulat, padat dan dihiasi puting susu yg tampak sudah mencuat tegak berdiri. Seketika lelaki itu menelan air ludah akibat menahan nafsu, dan dibiarkannya perempuan itu mulai merendahkan tubuhnya, duduk berjongkok sambil menggenggam batang peler.

Juuuuuhhh erang suara Dorby menyeringai di kala telapak tangan pegawainya itu mulai menyentuh batang kemaluannya.

Jantung yg sudah terasa berdegub menggetarkan dada terasa semakin menjadijadi. Apalagi setelah itu Natalie tampak mulai mendekatkan bibirnya kearah bagian kepala zakar. Dan dia mengerti kalau perempuan itu ingin melakukan sesuatu, maka seketika itu ia perlahanlahan mengangkat mukanya memandang keatas langitlangit kamar mandi itu, berusaha menikmati apa yg dilakukan Natalie saat itu.

Aaaaaakkkhh erang lelaki itu lagi dengan wajah tegang merah padam. Seketika sentuhan ujung lidah yg lembut menggelenyar itu menepis di bagian lubang kemaluannya. Sungguh tak terbayangkan betapa indah keadaan yg ada, sekalipun hanya terjadi di dalam kamar mandi.

Natalie tdk menghiraukan kegelisahan lelaki itu. Tdk diperdulikannya Dorby yg tampak sudah menggeliatgeliat menahan nikmat dan diantar tubuh yg gemetaran. Setelah selesai ia menjilatjilat bagian lubang perkencingan lelaki itu, lalu seluruh bagian kapala zakar itu diulasnya dengan penuh mesra dan perasaan dengan permukaan lidahnya secara menyeluruh.

Dorby tampak semakin resah gelisah tak menentu. Diantar desahdesah mulut yg menahan rangsangan itu, ia tampak menggeliat tak karuan. Dan kemudian saking tak sadarnya kedua telapak tangannya bergerak yg kemudian meremasremas rambut Natalie, sehingga rambut menjadi acakacakan tak menentu.

Tetapi hal itu tak menjadi problem bagi Natalie. Bahkan dengan sikap histeris yg dilakukan lelaki yg sudah tdk sadarkan diri itu, ia semakin menjadi senang, gemas seperti ada suatu kelebihan yg membuat ia menjadi serius untuk menjilatjilat kapala zakar itu.

Lama perempuan itu mengulasulaskan lidah yg semakin lama keadaan kapala zakar itu semakin bersih berkilat dan basah kuyup oleh cairan air ludah. Namun hal yg demikian itu bukanlah sesuatu yg mengurangi semangat Natalie untuk menjilatjilat itu, bahkan sebaliknya dengan keadaan yg ada itu merupakan salah satu spirit yg memberikan semangat untuk mengadakan aksi itu.

Sesaat keadaan kepala peler kian basah kuyup oleh deraan air ludah. Dan kemudian jilatan itu mulai turun ke bagian batang peler, sehingga keadaan kemaluan lelaki duda itu kian menegang keras dan penuh dilingkari oleh uraturat yg besar melingkari seluruh bagian batang zakar. Di kala seluruh batang zakar itu telah tersapu seluruhnya oleh ujung lidah perempuan itu, dan keadaan k0ntol kian basah kuyup barulah perempuan itu bangkit dari jongkoknya.

Uuuuffhh.. desahnya dengan suara terdengar serak parau.

Sesaat di kala posisi Natalie sudah tegak berhadaphadapan dengannya, lalu dengan secara otomatis seperti yg pernah dilakukannya dengan istrinya dahulu, lelaki bertubuh gemuk pendek itu menggantikan posisi Natalie.

Perlahanlahan ia merendahkan tubuhnya duduk berjongkok dan menghadapi bagian selangkangan Natalie. Di kala melihat bebuluan yg keriting panjang dan berwarna pirang itu, guncangan dadanya semakin terasa. Sedangkan kedua kaki yg tertekuk duduk berjongkok itu terasa bergetar karena menahan nafsu yg sangat meluapluap.

Eeeeekkhh erang suaranya dengan serak, sedangkan kedua belah tangannya bergerak mulai menyentuh bagian bibir memek perempuan itu.

Pada saat jemari kedua belah telapak tangan lelaki itu mulai menyentuh bagian pentingnya, tak ayal Natalie langsung mengerang lagi.

Oooowwaaakkkhhh.

Tetapi suara itu sudah tak terpedulikan lagi oleh Dorby. Di kala jarijarinya mulai menyibak bulu dan kemudian membengkek bibir memek itu, ia melihat dengan jelas isi memek yg sudah tampak basah kuyup oleh air mani yg sekaligus membuat keadaan yg ada didalamnya tampak berkilat seperti terkena pernis. Benda yg bergerindil berwarna kemerahmerahan dan berkilat seperti terkena pernis itu sungguh membuat kobaran rangsangan yg ada di dada lelaki itu kian meluap. Maka tak banyak pikir lagi lelaki itu langsung mengeluarkan ujung lidahnya dan kemudian bibir memek yg menguak lebar itu dijilat dngan penuh perasaan.

Aaaaauuuuww pekik Natalie menahan nikmat.

Mata perempuan itu terpejampejam dan nafasnya seketika menjadi menyengalnyengal. Sentuhan lidah yg lembut dan basah itu sungguh memberikan kenikmatan yg tiada tara. Dan semakin perempuan itu resah blingsatan tak karuan, semakin pula semangat Dorby untuk melahaplahap bibir memek itu dengan lidahnya. Seru, mesra dan senang sekali tampaknya Dorby mengadakan aksi yg demikian itu.

Setiap sentuhan yg agak menekan di permukaan bibir memek yg tipis dan peka itu, semakin pula perempuan itu mendesah dan sedangkan dari pelupuk memeknya mendenyutkan cairan kental dan sematamata membuat keadaan di liang memek itu basah dan berkilat bentuknya.

Bibir memek yg terjegal oleh jemari lelaki itu semakin lama semakin melebar di kala kedua jarijari itu kian menekan ke arah luar. Dan semakin bibir memek itu terkuak lebar, semakin pula mata Dorby melihat isi bagian bagian dalam yg bergerunjul lembut dan basah, kemudian dengan penglihatannya itu semakin pula ia merasakan kobaran nafsu di dadanya.

Sehingga bagai seekor hewan jantan yg buas tengah menjilatjilat daerah mangsa, sedemikian pula sikap dan aksi yg dilakukan lelaki itu. Penuh nafsu, penuh gairah, penuh semangat di balik rangsangannya yg bergelora.
Bibir memek yg terjilatjilat itu, semakin lama semakin banjir oleh denyutdenyut air mani yg keluar dari pelupuk memek. Dan cairan yg membanjir itu akhirnya menepis keluar sampai tersentuh oleh ujung lidah lelaki itu.
Tetapi dengan tersentuhnya cairan lengket dan licin itu di lidah Dorby, ia tampak semakin blingsatan. Semakin bernafsu dan cairan itu kemudian ditelannya. Cairan yg ditelannya itu tak ubahnya bagai susu kental yg penuh dengan kenyamanan.

Lama Dorby menjilatjilat bagian bibir memek dan tak ayal tepian bibir memek sampai ke bagian permukaan bebuluan yg menutupi permukaan lubang kemaluan itu pun tak luput menjadi basah kuyup oleh karena terjilatjilat. Keadaannya pun tampak bersih agak kemerahmerahan dan sudah basah kuyup oleh air serta berkilat tampaknya.

Setelah sekian lamanya lelaki itu menjilatjilat bibir memek, lalu ia pun berusaha menghela nafas panjang dan kemudian bangkit dari duduk berjongkoknya. Kemudian lengan kirinya langsung dilingkarkannya ke bagian pinggang perempuan itu dan kemudian sambil merengkuh, bibir Natalie dikecupnya kuatkuat dan sedangkan telapak tangan kanannya bergerak meremasremas payudara yg sudah menyekal keras itu.

Uuuufffhh. Suara Natalie mendesah dan karena mulutnya terhisap kuat oleh mulut lelaki itu.

Tetapi menikmati rengkuhan kuat dari lelaki itu, Natalie menggeliatgeliat. Di antara mulutnya yg tersedot itu, ia merasakan sentuhan nyaman pada bagian payudaranya yg teremasremas itu. Tetapi Dorby tdk memperdulikan sikap perempuan yg tampak sudah blingsatan itu, semakin ia merasakan perempuan itu menyengalnyengal merasa nikmat, ia semakin menekuk pinggang perempuan itu seraya terus menerus meremasremas payudara perempuan itu. Bukan main nyaman keadaan yg diterima Natalie ketika itu. Seakanakan dendam yg selama ini terlupakan tunai sudah diterimanya.

Serangan Dorby yg demikian cukup berlangsung lama. Dada keduanya semakin terasa terguncang kuat oleh degupdegup jantung yg seakanakan tak pernah mau berhenti. Tubuh semakin terasa bergetargetar. Nafas terdengar memburu deras dan air keringat dingin pun mulai terasa menepis di seluruh tubuh keduanya.

Uuuuukkhh.tuuuaanenak. desis mulut Natalie dengan kedua mata terpejampejam. Nafas tersengalsengal, sedangkan tubuhnya yg masih terengkuh kuat itu menggeliatgeliat bagai seorang penari striptase.

Tetapi sikap perempuan itu tdk diperdulikan Dorby. Di antara tubuh yg terasa semakin tergetargetar, ia kemudian melepaskan kecupan itu dan kemudian sambil kian menekuk pinggang perempuan itu, bibirnya didekatkannya ke bagian puting susu yg berada di sebelah kiri dada perempuan itu. Puting susu yg berwarna agak kecoklatcoklatan dan telah mencuat tegak berdiri itu lalu dijilatinya beberapa saat. Natalie kembali tampak semakin menggeliatgeliat. Sentuhan ujung lidah yg lembut dan tiba di puting susu kirinya, ia merasakan titian nafsu kian meningkat. Merasakan sekujur tubuhnya kian nyaman dan segar, sehingga akibat menahan rangsangan yg kian bergelora itu akhirnya denyutdenyut air mani di liang memeknya kian membanjir dan membecek.

Setelah selesai menjilatjilat beberapa saat lamanya, lalu lelaki itu mulai menghisap pelanpelan puting susu itu. Natalie kian resah salah tingkah menghadapi itu. Blingsatan! Sedangkan nafasnya terde ngar mendesah seperti sulit untuk dinafaskannya. Dan dikala ia telah selesai menjilatjilat dan melumat puting susu sebelah kiri kemudian lelaki itu melanjutkannya lagi ke bagian puting susu sebelah kanan, sehingga lama kelamaan kedua puting susu itu tampak semakin mencuat tegak berdiri dan keadaannya pun sudah tampak basah kuyup oleh air ludah Dorby.

Selang beberapa saat setelah selesai menjilat dan melumat kedua puting susu itu, sampai keadaan payudara Natalie semakin menyembul mengeras karena terangsang hebat lalu lelaki itu mulai bergerak merubah pola permainannya lagi.

Perempuan itu dihelanya sampai ke tepian bak mandi yg terbuat dari porselin. Kemudian kedua tangan Natalie disuruhnya memegang tepian tembok porselin itu. Di kala perempuan itu mengikuti perintahnya, kemudian lelaki itu langsung mengangkat kaki sebelah kiri Natalie yg kemudian diletakkannya di bahu kirinya. Dan kemudian setelah posisi Natalie setengah menungging dengan kedua telapak tangan memegang tepian tembok bak, telapak tangan kiri Dorby langsung menahan kaki Natalie yg ada di pundaknya, sedangkan telapak tangan kanannya bergerak menggenggam batang zakarnya yg sudah menegang keras ke muka itu.

Lalu kepala zakar yg sudah tergenggam itu diarahkannya ke permukaan lubang memek. Di kala kepala kemaluannya tepat berada di permukaan lubang kemaluan perempuan itu, perlahanlahan lelaki itu menekan pantatnya ke muka dan..

Blluuuuuueeeess..

Zakar itu turut maju ke muka di kala pantat Dorby bergerak maju, dan kemudian langsung menyeruak masuk membelah bibir memek yg keadaannya sudah basah kuyup oleh cairancairan kental dan licin.

Sesaat k0ntol yg telah menyrobot masuk itu perlahanlahan terus menggesek bergerak sampai amblas seluruhnya membenam di lubang memek. Di kala pergesekan itu terjadi dengan cara perlahanlahan, keduanya merasakan sentuhan lembut, licin yg sangat memberikan kenikmatan. Tak ayal kedua mata insan yg sudah dalam keadaan telanjang bulat itu langsung memejamkan matanya.

Aaaaakkkhhh.uuufff. rintih Natalie merasakan sekujur tubuhnya basah kuyup oleh curahan manisnya air madu dalam khayalan. Darahnya menyirap kuat menggelusur dan kemudian membuat hangat.
Uuuuhhh. erang Dorby dengan suara terdengar serakserak parau seperti terdesak oleh tingginya tensi rangsangan. Kepalanya seketika menghadap ke atas langitlangit kamar mandi tiu, sedangkan kedua belah matanya tampak terpejampejan menikmati nyamannya perasaan di kala itu.

Tangan kiri yg menahan kaki kiri Natalie yg berada di atas pundaknya semakin erat. Sedangkan telapak tangan kanan yg semula menggenggam batang k0ntol kemudian bergerak berusaha meremasremas payudara kanan Natalie. Dan ketika peler itu sudah amblas masuk seluruhnya di liang memek, lalu perlahanlahan lelaki bertubuh gemuk pendek itu menghela pantatnya ke belakang, dan kemaluannya yg sudah amblas di liang memek perlahanlahan bergerak keluar.

Dan di kala peler itu beringsut sampai sebatas kepala zakar yg masih terjepit di belahan bibir memek, lalu Dorby menekan pantatnya lagi ke muka, peler itu pun begerak maju perlahanlahan ke muka. Dan di kala kepala zakar itu telah membentur pelupuk kemaluan Natalie yg lembut dan licin, perlahanlahan menghela pantatnya ke belakang, perlahanlahan k0ntol yg keras tegang itu beringsut mundur sampai sebatas kepala kemaluannya saja yg masih terjepit di belahan memek.

Dan kemudian sambil mendesahdesah lelaki itu kembali menekan pantatnya ke muka, sedangkan peler pun bergerak perlahanlahan lagi ke muka. Dan di kala peler itu sudah membenam amblas masuk di lubang memek, lalu perlahanlahan Dorby menghela pantatnya kembali ke belakang kembali. Hal yg semacam itu dilakukan Dorby berulangulang dengan cara estafet, dan disertai gerakan yg tampak erotis sekali.

Gerakan yg penuh dengan perasaan itu, berlalu dengan penuh penghayatan. Dan hasil dari aksi yg demikian sungguh membuat keadaan keduanya seakanakan tengah berada di alam surga yg penuh dengan keindahan serta kenyamanan. Seolaholah tdk ada lagi yg lebih menyenangkan, lebih memberikan kenikmatan dan kenyamanan selain dengan cara itu.

Gerakan pinggul Dorby yg bergerak maju mundur, lama kelamaan semakin lancar karena denyutdenyut air mani yg terus menerus mengalir dari pelupuk liang memek. Air mani yg agak kental dan licin membuat renyahnya sentuhan serta mudahnya gerakan k0ntol yg keluar masuk itu. Air itu adalah kodrat yg merupakan bahan pelumas memperlancar persetubuhan. Dan akibat gerakan yg berlangsung tak hentihenti itu akhirnya membuat air mani semakin mengalir keluar dan membanjir sehingga tak ayal membuahkan suarasuara mendecak membecek.

Crepcrepcrepjrotjret. decakdecak becek yg tak ubahnya bagai lumpur yg terpijakpijak kaki bajak di tengah sawah.

Suarasuara itu pun sesungguhnya merupakan bahan spirit yg membuat keduanya semakin mengkhayal jauh tinggi menepis keatas awan. Semakin lupa dengan keadaan diri dan tengah apa ketika itu mereka. Yg ada di dalam pikiran keduanya hanyalah menikmati sentuhansentuhan lembut menggelenyar dan membuat sekujur tubuh terasa nyaman.

Lama Dorby terus menggoyahgoyahkan pantatnya maju mundur, dan dengan keadaan setengah menungging dengan kaki kiri tergantung di bahu lelaki itu, Natalie mengimbanginya dengan cara mengoyanggoyangkan pantatnya ke kiri dan ke kanan. Sehingga bibir memek tampak mengempot kedalam ketika peler bergerak masuk ke liang memek dan merekah keluar ketika peler itu bergerak keluar. Keadaan bibir memek itu tak ubahnya bagai klep yg mengulasulas dindingdinding batang k0ntol dengan cara lembut dan di antara sentuhansentuhan kelentit. Gerakan yg tak hentihenti itu pun semakin membuat keadaan batang zakar basah kuyup oleh deraian air mani perempuan itu hingga keadaannya tampak berkilat seperti polesan pernis.

Desahdesah nafas keduanya terdengar menyengalnyengal seperti orang terserang penyakit sesak nafas. Dan karena agak lamanya gerakan yg tak hentihenti itu akhirnya membuat tubuh mereka basah kuyup oleh air keringat yg mengucur deras. Sedangkan kepala yg menghadap ke atas langitlangit kamar mandi itu bergoyah ke kiri dan ke kanan mengikuti gerakan pantat yg mereka lakukan serta tak ayal membuat rambut mereka menjadi acakacakan. Dada mereka terguncang keras karena degupdegup jantung dan seluruh tulangtulang yg ada di tubuhnya terasa bergetar.

Namun semua yg ada itu bukanlah merupakan suatu penghalang atau kendala bagi keduanya untuk meniti naik ke puncak orgasme. Bahkan sebaliknya semua yg terasa mengganggu konsentrasi persetubuhan itu, adalah merupakan spirit yg memberikan rangsangan untuk berlalu terus meraih puncak klimaks.

Eestuuuwww..aakkhheesstt desisdesis mulut Natalie tak hentihenti dengan kedua belah mata mendelikdelik menahan nikmat yg teramat dalam.
Uuuukkhh.eekkhakhhuuff erang suara Dorby tak hentihenti dan terdengar serakserak parau.

Gerakan pantat keduanya terus berlangsung dengan serasi, erotis dan bergerak dengan cara erotis. Sedangkan sekujur tubuh semakin lama semakin terasa bergetar karena begitu kuatnya sentuhan nikmat yg mereka terima.

Hampir 2 jam mereka berada di dalam kamar mandi itu. Posisi dan aksi mereka tetap seperti biasa. Sedangkan decakdecak membecek akibat pergesekan kedua kemaluan itu semakin lama semakin terdengar kuat. Dan semakin telinga mereka mendengar suarasuara itu keduanya mulai mempercepat gerakan pantat mereka, sehingga tak ayal bibir memek itu memble ke kiri dan ke kanan di kala Natalie menggoyangkan pantatnya ke kiri dan ke kanan.

Semakin kuat gerakan pantat itu akhirnya keduanya merasakan adanya perubahan di dalam tubuh. Selsel dan hormon yg tersembunyi di tulangtulang sumsum keduanya terasa bergerak keluar dan kemudian mengalir menuju ke kantung sperma. Dan di kala selsel dan hormon itu sudah masuk ke kantung sperma, lalu tubuh keduanya terasa menegang kencang. Di kala tubuh mereka mulai tegang, gerakan itu dilakukan keduanya dengan cepat dan kuat sekali. Sehingga selang beberapa kali lelaki itu menghujamkan pantatnya maju mundur, tibatiba terdengar suara pekikan histeris dari mulut Natalie.

Ooooouuuwww.eeeeesssstt.. suara permpuan itu dengan kedua mata terpejam.

Di saat lelaki itu menghempaskan pantatnya kuatkuat tibatiba ia merasakan selsel yg sudah berkumpul di dalam kantung sperma, bergerak keluar dan kemudian meluncur keluar lewat dari lubuk memeknya.

Seerr.seerrseerr denyutdenyut selsel yg berubah menjadi sperma, cairan yg hangat dan kental kemudian kian membanjir di liang memek.

Di kala denyutdenyut sperma itu memancar keluar, tubuh Natalie yg semula tegang kencang, mendadak menjadi lemas tak berdaya sama sekali.

Aaaaahhh. erang Natalie kembali dan kemudian dengan keadaan lemas tak berdaya dan seluruh liang memeknya terasa ngilu, ia membiarkan lelaki itu masih terus aktif menggoyanggoyangkan pantatnya maju mundur.

Sedangkan sebaliknya Dorby yg mengerti kalau pegawainya itu sudah mengeluarkan air kental, dan dia faham kalau perempuan itu sudah tdk berdaya sama sekali, maka seketika sambil memerasmeras payudara semakin kuat, ia lalu menghujamkan rudalnya maju mundur dengan cepat dan lebih kuat. Decakdecak suara yg terdengar kian membecek itu sama sekali sudah tak terpedulikan olehnya. Dan hanya selang beberapa kali ia menghempaskan pantatnya maju mundur, tibatiba tubuhnya semakin terasa menegang kencang dan.

Croottcreett.seerr.seerr
Aaaaaaaaakkkkhhhh erang suara Dorby yg terdengar tak ubahnya bagai raungan suara harimau.

Hormon yg sudah berkumpul di kantung sperma terasa bergerak keluar lewat dari lubang perkencingannya.

Jretjret.jret denyutdenyut hormon yg berubah menjadi sperma kemudian kian membanjir di pelupuk liang memek itu.

Mata lelaki itu mendelikdelik di kala ia merasakan denyutdenyut cairan hangat dan kental itu memancar keluar. Dan tubuh yg semula terasa menegang kencang, tibatiba berbalik menjadi lemas tak berdaya sama sekali.

Uuuuuukh desahnya lagi, dengan keadaan sisasisa tenaga yg masih ada, lalu perlahanlahan kaki Natalie yg masih berada di pundaknya diturunkannya dan di kala kaki perempuan itu berada di permukaan lantai, perlahanlahan lelaki itu mencabut k0ntol yg masih terbenam di lubuk memek.

Aaaaahhhh.. suara Natalie masih merasakan sisa kenikmatan di kala lelaki itu mencabut k0ntolnya dari memek.
Eeeekhhkh suara Dorby pula dan kemudian berusaha memegang batang k0ntolnya yg sudah basah kuyup oleh air mani yg bercampur dengan sperma mereka berdua, dan setelah itu, bagai orang yg kelelahan sehabis berlari jauh keduanya pun terjerembab menjatuhkan di atas lantai, dengan posisi punggung keduanya bersandar ke dinding tembok sebelah kanan kamar mandi tersebut.

Demikianlah akhir dari cerita ini yg berakhir dengan tdk ada yg buruk bagi iblis untuk sesuatu yg menjerumuskan, dan tak ada yg baik bagi bisikan iblis yg terkandung dalam kehidupan yg layak dan wajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here