PESTA YANG YANG TERJADI KEMBALI

0
20

PESTA YANG YANG TERJADI KEMBALI

WANITA MUDA – Sebulan sesudah kejadian itu berjalan di vila bersama Pak teguh & Pak Sony hingga kini saya belum kesana lagi dikarenakan kesibukan yg yang lain, lantaran waktunya serasi hri pekan & senin tanggal merah menjadi diputuskan buat bertolak ke vila buat rtefreshing.

Kali ini aku tidak sendiri tapi bersama 2 orang teman cewekku yaitu Kiki dan Indah, kami semua adalah teman akrab di kampus, sebenarnya geng kami ini ada 4 orang, satu lagi si Ratna yang hari ini tidak bisa ikut karena ada acara dengan keluarganya.

Kami samasama terbuka tentang seks dan samasama penggemar seks, Kiki dikaruniai tubuh putih mulus tinggi semampai dengan buah dada yang bulat montok berukuran 38B yang membuat pikiran kotor para cowok melayanglayang, beruntunglah mereka karena Kiki tidak sulit diajak naik ranjang karena dia sudah ketagihan seks sejak SMP.

Sedangkan Indah mempunyai wajah yang imut dengan rambut panjang yang indah, bodynya pun tidak kalah dari Kiki walaupun payudaranya lebih kecil, namun dibalik wajah imutnya ternyata Indah termasuk cewek yang lihai memanfaatkan cowok, sudah berkalikali dia ganti pacar garagara sifat materenya.

Sedangkan aku sendiri sepertinya kalian sudah tahulah cewek seperti apa aku ini dari ceritaceritaku dulu.

Baiklah, sekarang kita kembali ke kejadian hari itu yang rencananya mau mengadakan orgy party setelah sekian lama otak kami dijejali bahanbahan kuliah dan urusan seharihari. Waktu itu Kiki protes karena aku tidak memperbolehkannya mengajak temanteman cowok yang biasa diajak, begitu juga Indah yang ikut mendukung Kiki karena pacarnya juga tidak boleh diajak.

Emangnya lu ngundang siapa lagi sih Ni, masa si Chevy aja ga boleh ikutan ? kata Indah

Iya nih, emangnya kita mau pesta lesbian apa, wah gua kan cewek normal nih timpal Kiki

Udahlah, lu orang tenang aja, cowokcowoknya nanti nyusul, pokoknya yang kali ini surprise deh ! dijamin kalian puas sampe ga bisa bangun lagi deh

Aku ingin sedikit membuat kejutan agar acara kali ini lain dari yang lain, karena itulah aku merahasiakan siapa pejantannya yang tidak lain adalah penjaga vilaku dan vila tetanggaku, Pak Teguh dan Sony.

Kemarinnya aku memang sudah mengabari Pak Teguh lewat telepon bahwa aku besok akan ke sana dengan temantemanku yang pernah kujanjikan pada mereka dulu. Pak Teguh tentu antusias sekali dengan acara kali ini, kami telah mengatur skenario acaranya agar seru.

Beberapa jam kemudian kami sampai di villaku, Pak Teguh seperti biasa membukakan pintu garasi, bola matanya melihat jelalatan pada kami terutama Kiki yang hari itu pakaiannya seksi berupa rok mini dan sebuah tank top merah berdada rendah sehingga payudaranya seakan mau keluar.

Dia kusuruh keluar dulu sampai aku memberi syarat padanya, dia menunggunya di villa tetangga yang tidak lain vila yang dijaga si Sony. Setelah membereskan barang bawaan, kami menyantap makan siang, lalu ngobrolngobrol dan istirahat. Indah yang daritadi kelihatan letih terlelap lebih dulu. Kami bangun sore hari sekitar jam 4 sore.

Ehsambil nunggu cowokcowoknya mendingan kita berenang dulu yuk ajakku pada mereka

Aku melepaskan semua bajuku tanpa tersisa dan berjalan ke arah kolam dengan santainya

Weigila lo Ni, masa mau berenang ga pake apaapa gitu, kalo keliatan orang gimana ? tegur Indah

Iya Ni, lagian kan kalo si tua Teguh itu dateng gimana tuh sambung Kiki

Yah kalian, katanya mo party, masa berenang bugil aja ga berani, tenang aja Pak Teguh udah gua suruh jangan ke sini sampai kita pulang nanti bujukku sambil menarik tangan Kiki

Di tepi kolam mereka masih agak ragu melepas pakaiannya, alasannya takut kepergok tetangga, setelah kutantang Kiki baru mulai berani melepas satu demi satu yang melekat di tubuhnya, aku membantu Indah yang masih agak malu mempreteli pakaiannya. Akhirnya kami bertiga nyebur ke kolam tanpa memakai apapun.

Perlahanlahan rasa risih mereka pun mulai berkurang, kami tertawatawa, main siramsiraman air, dan balapan renang kesana kemari dengan bebasnya. Mungkin seperti inilah kirakira gambaran tempat pemandian di istana haremnya para raja. Sesudah agak lama bermain di air aku naik ke atas dan mengelap tubuhku yang basah, lalu membalut tubuhku dengan kimono.

Ni, sekalian ambilin kita minum yah pinta Kiki

Akupun berjalan ke dalam dan meminum segelas air.

Ok, its the showtime gumamku dalam hati, inilah saat yang tepat untuk menjalankan skenario ini. Aku segera menelepon vila sebelah menyuruh Pak Teguh dan Sony segera kesini karena pesta akan segera dimulai.

Iya neng, kita segera ke sana sahut Sony sambil menutup gagang telepon

Hanya dalam hitungan menit mereka sudah nampak di pekarangan depan vilaku. Aku yang sudah menunggu membukakan pintu untuk mereka.

Wah udah ga sabaran nih, dari tadi cuma ngintipin neng sama tementemen neng dari loteng kata Pak Teguh

Pokoknya yang payudaranya gede itu buat saya dulu yah neng ujar Sony merujuk pada Kiki.

Saya juga mau yang dadanya aduhai itu neng lanjut Pak Teguh

Iya tenang, sabar, Pokoknya semua kebagian, ok kataku yang penting sekarang surprise buat mereka dulu

Setelah beberapa saat berbicara kasakkusuk, akhirnya operasipun siap dilaksanakan. Pertamatama dimulai dari Kiki. Aku berjalan ke arah kolam membawakan mereka dua gelas air, disana Indah sedang tiduran di kursi santai tanpa busana, sementara Kiki masih berendam di air.

Ki, lu bisa ke kamar gua sebentar ga, gua mo minta tolong dikit nih pintaku padanya lu lap badan dulu gih, gua tunggu di sana

Aku masuk ke dalam terlebih dahulu dan duduk di pingir ranjang menunggunya. Di balik pintu itu Pak Teguh dan Sony yang sudah kusuruh bugil telah siap memangsa temanku itu, kemaluan mereka sudah mengeras dan berdiri tegak seperti pedang yang terhunus. Tak lama kemudian Kiki memasuki kamarku sambil mengelap rambutnya yang masih basah.

Kenapa Ni, ada perlu apa emang ? tanyanya.

Ngga, cuma mau ngasih surprise dikit kok jawabku dengan menyeringai dan memberi abaaba pada mereka. Sebelum Kiki sempat membalikkan badan, sepasang lengan hitam sudah memeluknya dari belakang dan tangan yang satunya dengan sigap membekap mulutnya agar tidak berteriak.

Kiki yang terkejut tentu saja merontaronta , namun pemberontakkan itu justru makin membakar nafsu kedua orang itu.

Pak Teguh dengan gemas meremas payudara kirinya dan memilinmilin putingnya. Si Sony berhasil menangkap kedua pergelangan kakinya yang menendangnendang. Dibentangkannya kedua tungkai itu, lalu dia berjongkok dengan wajah tepat di hadapan kemaluan Kiki.

Wah jembutnya lebat juga yah, kaya si neng komentar Sony sambil menyentuhkan lidahnya ke liang vag|na Kiki, diperlakukan seperti itu Kiki cuma bisa merem melek dan mengeluarkan desahan tertahan karena bekapan Pak Teguh begitu kokoh.

Hei, jangan rakus dong Klas, dia kan buat Pak Teguh, tuh jatahlu masih nunggu di luar sana kataku padanya

Mengingat kembali sasarannya semula, Sony menurunkan kembali kaki Kiki dan bergegas menuju ke kolam.

Jangan terlalu kasar yah ke dia, bisabisa pingsan garagara lu godaku

Setelah Sony keluar tinggallah kami bertiga di kamarku. Pak Teguh langsung menghempaskan dirinya bersama Kiki ke ranjang spring bedku. Tak berapa lama terdengarlah jeritan Indah dari kolam, aku melihat dari jendela kamarku apa yang terjadi antara mereka.

Indah terpelanting dari kursi santai dan berusaha melepaskan diri dari Sony. Dia berhasil berdiri dan mendapat kesempatan menghindar, tapi kalah cepat dari Sony, tukang kebun itu berhasil mendekapnya dari belakang lalu mengangkat badannya.

Jangantolong !! jeritnya sambil merontaronta dalam gendongan Sony

Sony dengan santai membawa Indah ke tepi kolam, lalu dilemparnya ke air, setelah itu dia ikutan nyebur. Dia air Indah terus berontak saat Sony menggerayangi tubuhnya dalam himpitannya. Sekuat apapun Indah tentu saja bukan tandingan Sony yang sudah kesurupan itu.

Perlawanan Indah mengendur setelah Sony mendesaknya di sudut kolam, riak di kolam juga mulai berkurang. Tidak terlalu jelas detilnya Sony menggerayangi tubuh Indah, tapi aku dapat melihat Sony memeluk erat Indah sambil melumat bibirnya.

Kutinggalkan mereka menikmati saatsaat nikmatnya untuk kembali lagi pada situasi di kamarku. Aku lalu menghampiri Pak Teguh dan Kiki untuk bergabung dalam kenikmatan ini. Sama seperti Indah, Kiki juga menjeritjerit, namun jeritannya juga pelanpelan berubah menjadi erangan nikmat akibat rangsanganrangsangan yang dilakukan Pak Teguh.

Waktu aku menghampiri mereka Pak Teguh sedang menjilati paha mulus Kiki sambil kedua tangannya masingmasing bergerilya pada payudara dan kemaluan Kiki.

Aduh Nitegateganya lu nyerahin kita ke orangorang kaya giniahhh !! kata Kiki ditengah desahannya

Tenang Ki, ini baru namanya surprise, sekali kali coba produk kampung dong kataku seraya melumat bibirnya

Aku berpagutan dengan Kiki beberapa menit lamanya. Jilatan Pak Teguh mulai merambat naik hingga dia melumat dan meremas payudara Kiki secara bergantian, sementara tangannya masih saja mengobokobok vaginanya. Desahan Kiki tertahan karena sedang berciuman denganku, tubuhnya menggeliatgeliat merasakan nikmat yang tiada tara.

Hhhmmhhtetek Neng Kiki ini gede juga ya, lebih gede dari punya Neng kata Pak Teguh disela aktivitasnya.

Memang sih diantara kami bereempat, payudara Kiki termasuk yang paling montok. Menurut pengakuannya, cowokcowok yang pernah ML dengannya paling tergilagila mengeyot benda itu atau mengocok pen|s mereka diantara himpitannya.

Pak Teguh pun tidak terkecuali, dia dengan gemas mengemut susunya, seluruh susu kanan Kiki ditelan olehnya dan Pak Teguh juga mengocok penisnya diantara himpitan payudara montok Kiki.ach..aach..desah Kiki yang sangat menikmati kocokan pen|s di payudaranya.

Puas menetek pada Kiki, Pak Teguh bersiap memasuki vag|na Kiki dengan penisnya. Kulihat dalam posisinya diantara kedua belah paha Kiki dia memegang penisnya untuk diarahkan ke liang itu.

Ouchsakit , duh kasar banget sih babu lu Kiki meringis dan mencengkram lenganku waktu pen|s super Pak Teguh mendorongdorongkan penisnya dengan bernafsu

Tahan Ki, ntar juga lu keenakan kok, pokoknya enjoy aja kataku sambil meremasi kedua payudaranya yang sudah basah dan merah akibat disedot Pak Teguh.

Pak Teguh menyodokkan penisnya dengan keras sehingga Kiki pun tidak bisa menahan jeritannya, Kiki kelihatan mau menangis nampak dari matanya yang sedikit berair.

Pak Teguh mulai menggarap Kiki dengan genjotannya. Aku merasakan tangan Kiki menyelinap ke bawah kimonoku menuju selangkangan, eennghhaku mendesah merasakan jarijari Kiki menggerayangi kemaluanku.

Aku lalu naik ke wajah Kiki berhadapan dengan Pak Teguh yang sedang menggenjotnya. Kiki langsung menjilati kemaluanku dan Pak Teguh menarik tali pinggang kimonoku sehingga tubuhku tersingkap. Dengan terus menyodoki Kiki, dia meraih payudaraku yang kiri, mulamula dibelainya dengan lembut tapi lamalama tangannya semakin keras mencengkramnya sampai aku meringis menahan sakit.

Dia juga menyorongkan kepalanya berusaha mencaplok payudara yang satunya. Aku yang mengerti apa maunya segera mencondongkan badanku ke depan sehingga dadaku pun makin membusung indah. Ternyata dia tidak langsung mencaplok payudaraku, tetapi hanya menjulurkan lidahnya untuk menjilati putingku menyebabkan benda itu makin mengeras saja.

Aku merasakan sensasi yang luar biasa, geli bercampur nikmat. Sapuansapuan lidah Kiki pada vaginaku membuat daerah itu semakin becek, bukan cuma itu saja Kiki juga mengorekngoreknya dengan jarinya.

Aku mendesah tak karuan marasakan jilatan dan sedotan pada klistoris dan putingku. Ciuman Pak Teguh merambat naik dari dadaku hingga hinggap di bibirku, kami berCiuman dengan penuh nafsu.

Tidak kuhiraukan nafasnya yang bau rokok, lidah kami beradu dengan liar sampai ludah kami bercampur baur.

Aahhoohhgua dah mauPak !! erang Kiki bersamaan dengan tubuhnya yang mengejang dan membusur ke atas.

Melihat reaksi Kiki, Pak Teguh semakin memperdahsyat sodokannya dan semakin ganas meremas dadanya. Aku sendiri tidak merasa akan segera menyusul Kiki, dibawah sana seperti mau meledak rasanya.

Dalam waktu yang hampir bersamaan aku dan Kiki mencapai klimaks, tubuh kami mengejang hebat dan cairan kewanitaanku tumpah ke wajah Kiki. Erangan kami memenuhi kamar ini membuat Pak Teguh semakin liar.

Setelah aku ambruk ke samping, Pak Teguh menindih Kiki dan mulai menciuminya, dijilatinya cairan cintaku yang blepotan di sekitar mulut Kiki, tangannya tak hentihentinya menggerayangi payudara montok itu, seolaholeh tak ingin lepas darinya.

Hhmmpphhsluurrppcupcup demikian bunyinya saat mereka bercipokan, lidah mereka saling membelit dan bermain di rongga mulut masingmasing. Pak Teguh cukup pengertian akan kondisi Kiki yang mulai kepayahan, jadi setelah puas berciuman dia membiarkannya memulihkan tenaga dulu.

Dan kini disambarnya tubuhku, padahal gairahku baru naik setengahnya setelah orgasme barusan. Tubuhku yang dalam posisi tengkurap diangkatnya pada bagian pinggul sehingga menungging. Dia membuka lebar bibir vaginaku dan menyentuhkan kepala penisnya disitu. Benda itu pelanpelan mendesak masuk ke vaginaku. Aku mendesah sambil meremasremas sprei menghayati proses pencoblosan itu.

Permainan Pak Teguh sungguh membuatku terhanyut, dia memulainya dengan genjotangenjotan pelan, tapi lamakelamaan sodokannya terasa makin keras dan kasar sampai tubuhku berguncang dengan hebatnya.

Aku meraih tangannya untuk meremasi payudaraku yang berayunayun. Tibatiba suara desahan Kiki terdengar lagi menjari sahut menyahut dengan desahanku. Gila, penjaga vilaku ini mengerjai kami berdua dalam waktu bersamaan, bedanya aku dikocok dengan pen|s sedangkan Kiki dikocok dengan jarijarinya. Kiki membuka pahanya lebih lebar lagi agar jarijari Pak Teguh bermain lebih leluasa.

Aduhhaahhgila Kienak banget !! ceracauku sambil meremmelek

Oohhterus Pakkocok terus Kiki terus mendesah dan meremasremas dadanya sendiri, wajahnya sudah memerah saking terangsangnya.

Yakdikit lagiaahhPakudah mau aku mempercepat iramaku karena merasa sudah hampir klimaks

Neng NiaNeng Kikibapak jugamau keluareerrhh geramnya dengan mempercepat gerakkannya.

Penis itu terasa menyodok semakin dalam bahkan sepertinya menyentuh dasar rahimku. Sebuah rintihan panjang menandai orgasmeku, tubuhku berkelejotan seperti kesetrum. Kemudian dia lepaskan penisnya dari vaginaku dan berdiri di ranjang.

Disuruhnya Kiki berlutut dan mengoral penisnya yang berlumuran cairan cintaku. Kiki berlutut mengemut pen|s basah itu sambil tangan kanannya mengocok vaginanya sendiri yang tanggung belum tuntas. Aku bangkit perlahan dan ikut bergabung dengan Kiki menikmati pen|s Pak Teguh. Kiki mengemut batangnya, aku mengemut buah zakarnya, kami saling berbagi menikmati sosis itu.

Di tengah kulumannya mendadak Kiki merintih tertahan, tubuhnya seperti menggigil, dan kulihat ke bawah ternyata dari vaginanya mengucur cairan bening hasil masturbasinya sendiri. Disusul beberapa detik kemudian, Pak Teguh mencabut penisnya dari mulutku lalu mengerang panjang.

Cairan kental berbau khas memancar dengan derasnya membasahi wajah kami. Kami berebutan menelan cairan itu, pen|s itu kupompa dalam genggamanku agar semuanya keluar, nampak pemiliknya mendesahdesah dan kelabakan

Sabar, sabar dong neng, bisa putus jalantol bapak kalo rebutan gini katanya terbatabata

Setelah tidak ada yang keluar lagi Kiki menjilati sisanya di wajahku, demikian pula sebaliknya. Mereka berdua akhirnya ambruk kecapaian, wajah Pak Teguh jatuh tepat di dada Kiki.

Saat mereka ambruk, sebaliknya gairahku mulai timbul lagi. Maka kutinggalkan mereka untuk melihat keadaan Indah dan Sony. Aku tiba di kolam melihat Sony sedang menggarap tubuh mungil Indah. Di daerah dangkal Indah dalam posisi berpegangan pada tangga kolam,

Sony dari bawahnya juga dalam posisi berdiri sedang asyik menggenjot penisnya pada vag|na Indah. Kedua payudara Indah bergoyang naik turun seirama goyang tubuhnya. Pasti adegan ini membuat para cowok di kampusku sirik pada Sony yang buruk rupa tapi bisa ngentot dengan gadis seimut itu.

Belum selesai juga lu orang, udah berapa ronde nih ? sapaku

Edan Nigua sampe klimaks tiga kaliaahh !! desah Indah tak karuan

Neng.temennya enak banget, udah cantik, memeknya seret lagi komentar Sony sambil terus menggenjot.

Indah tak kuasa menahan rintihannya setiap Sony menusukkan penisnya, tubuhnya bergetar hebat akibat tarikan dan dorongan pen|s penjaga vila itu pada kemaluannya. Kepala Sony menyelinap lewat ketiak sebelah kirinya lalu mulutnya mencaplok buah dadanya.

Pinggul Indah naik turun berkali kali mengikuti gerakan Sony. Jeritannya makin menjadijadi hingga akhirnya satu lenguhan panjang membuatnya terlarut dalam orgasme, beberapa saat tubuhnya menegang sebelum akhirnya terkulai lemas di tangga kolam.

Setelah menaklukkan Indah, Sony memanggilku yang mengelusngelus kemaluanku sendiri menonton adegan mereka.

Sini neng, mendingan dipuasin pake jalantol saya aja daripada ngocok sendiri

Akupun turun ke air yang merendam sebatas lutut kami, disambutnya aku dengan pelukannya, tangannya mengelusi punggungku terus turun hingga meremas bongkahan pantatku. Sementara tanganku juga turun meraih kemaluannya.

Gila nih jalantol, masih keras jugaudah keluar berapa kali tadi ? tanyaku waktu menggenggam batangnya yang masih lapar itu.

Baru sekali tadiabis saya masih nungguin neng sih godanya saambil nyengir.

Kemudian diangkatnya badanku dengan posisi kakiku dipinggangnya, aku melingkarkan tangan pada lehernya agar tidak jatuh. Diletakkannya aku pada lantai di tepi kolam, disebelah Indah yang terkapar, dia merapatkan badannya diantara kedua kakiku yang tergantung.

Dia mulai menciumiku dari telinga, lidah itu menelusuri belakang telingaku juga bermainmain di lubangnya. Dengusan nafas dan lidahnya membuatku merasa geli dan menggeliatgeliat. Mulutnya berpindah melumat bibirku dengan ganas, lidahnya menyapu langitlangit mulutku, kurespon dengan mengulum lidahnya.

Tanganku merabaraba kebawah mencari kemaluannya karena birahiku telah demikian tingginya, tak sabar lagi untuk dientot. Ketika kuraih benda itu kutuntun memasuki kemaluanku, tangan kanan Sony ikut menuntun senjatanya menembaki sasaran.

Saat kepala penisnya menyentuh bibir kemaluanku, dia menekannya ke dalam, mulutku menggumam tertahan karena sedang berciuman dengannya. Ciuman kami baru terlepas disertai jeritan kecil ketika Sony mengehentakkan pinggulnya hingga penisnya tertanam semua dalam vaginaku.

Pinggulnya bergerak cepat diantara kedua pahaku sementara mulutnya mencupangi pundak dan leher jenjangku. Aku hanya bisa menengadahkan kepala menatap langit dan mendesah sejadijadinya.

Kalau dibandingkan dengan Pak Teguh, memang sodokan Sony lebih mantap selain karena usianya masih 30an, badannya juga lebih berisi daripada Pak Teguh yang tinggi kurus seperti Datuk Maringgih itu.

Di tengah badai kenikmatan itu sekonyongkonyong aku melihat sesuatu yang bergerakgerak di jendela kamarku. Kufokuskan pandanganku dan astagaternyata si Kiki, dia sedang disetubuhi dari belakang dengan posisi menghadap jendela,

Tubuhnya terlonjaklonjak dan terdorong ke depan sampai payudaranya menempel pada kaca jendela, mulutnya tampak mengapmengap atau terkadang meringis, sungguh suatu pemandangan yang erotis.

Adegan itu ditambah serangan Sony yang makin gencar membuatku makin tak terkontrol, pelukanku semakin erat sehingga dadaku tertekan di dadanya, kedua kakiku menggelepargelepar menepuk permukaan air. Aku merasa detikdetik orgasme sudah dekat, maka kuberitahu dia tentang hal ini. Sony memintaku bertahan sebentar lagi karena dia juga sudah mau keluar.

Susah payah aku bertahan agar bisa klimaks bersama, setelah kurasakan ada cairan hangat menyemprot di rahimku, akupun melepas sesuatu yang daritadi ditahantahan. Perasaan itu mengalir dengan deras di sekujur tubuhku, ototototku mengejang, tak terasa kukuku menggores punggungnya.

Beberapa detik kemudian badanku terkulai lemas seolah mati rasa, begitu juga Sony yang jatuh bersandar di pinggir kolam. Aku berbaring di pinggir kolam di atas lantai marmer, kedua payudaraku nampak bergerak naik turun seiring desah nafasku. Kugerakkan mataku, di jendela Kiki dan Pak Teguh sudah tak nampak lagi, di sisi lain Indah yang sudah pulih merendam dirinya di air dangkal untuk membasuh tubuhnya.

Kami beristirahat sebentar, bahkan beberapa diantara kami tertidur. Pesta dimulai lagi sekitar pukul 8 malam setelah makan. Kami mengadakan permainan gila, ceritanya kami bertiga bermain poker dengan taruhan yang kalah paling awal harus rela dikeroyok kedua penjaga villa itu dan diabadikan dalam video klip dengan HP Nokia model terbaru milik Indah,

Filenya akan disimpan dalam komputer Indah untuk koleksi dan tidak akan boleh dicopy atau dilihat orang lain selain geng kami, mengingat kasus bokep Itenas. Kami duduk melingkar di ranjang, Pak Teguh dan Sony kusuruh menjauh dan kularang menyentuh siapapun sebelum ada yang kalah, mereka menunggu hanya dengan memakai kolor,

Sambil sebentarsebentar mengocok anunya sendiri Aku mulai membagikan kartu dan permainan dimulai. Suasana tegang menyelimuti kami bertiga, setelah akhirnya Kiki melempar kartunya yang buruk sambil menepuk jidatnya, dia kalah. Kedua orang yang sudah tak sabar menunggu itu segera maju mengeksekusi Kiki.

Kiki sempat berontak, tapi berhasil dilumpuhkan mereka dengan dipegangi eraterat dan digerayangi bagianbagian sensitifnya. Sony menyusupkan tangannya ke kimono Kiki meraih payudaranya yang tak memakai apaapa di baliknya.

Pak Teguh menyerang dari bawah dengan merentangkan lebarlebar kedua paha Kiki dan langsung membenamkan kepalanya pada kemaluannya yang terawat dan berbulu lebat itu. Perlakuan ini membuat rontaan Kiki terhenti, kini dia malah mengeluselus pen|s Sony yang menegang sambil memejamkan mata menikmati vaginanya dijilati Pak Teguh dan dadanya diremas Mulkas.

Aku melihat lidah Pak Teguh menjalar jari belahan bawah hingga puncak kemaluan Kiki, lalu disentilsentilkan pada klistorisnya. Kiki tidak tahan lagi, dia merundukkan badan untuk memasukkan pen|s Sony ke mulutnya, benda itu dikulumnya dengan rakus seperti sedang makan es krim. Event menarik itu tidak dilewatkan Indah dengan kameraHP nya.

Kiki terengahengah melayani pen|s super Sony, sepertinya dia sudah tidak peduli keadaan sekitarnya, rasa malunya hilang digantikan dengan hasrat yang besar untuk menyelesaikan gairahnya. Dia mempertunjukkan suatu live show yang panas seperti aktris bokep dan Indah sebagai juru kameranya.

Pak Teguh yang baru saja melepaskan kolornya menggesekgesekkan benda itu ke payudara Kiki, sebagai pemanasan sebelum memasukinya. Kemulusan tubuh Kiki terpampang begitu Sony menarik lepas tali pinggang pada kimononya, sesosok tubuh yang putih mulus serta terawat baik diantara dua tubuh hitam dan kasar, sungguh perpaduan yang kontras tapi menggairahkan.

Pak Teguh mempergencar rangsangannya dengan menCiumi batang kakinya mulai dari betis, tumit, hingga jarijari kakinya. Kiki yang sudah kesurupan setan seks itu jadi makin gila dengan perlakuan seperti itu

AhhhawwwPak enak banget.masukin aja sekarang !! rintihnya manja sambil meraih pen|s Pak Teguh yang masih bergesekan dengan bibir vaginanya.

Pak Teguh pun mendorong pen|s itu membelah kedua belahan kemaluan Kiki diiringi desahan nikmat yang memenuhi kamar ini sampai aku dibuat merinding mendengarnya. Aku mengeluarkan payudara kiriku dari balik kimono dan meremasnya dengan tanganku, tangan yang satu lagi turun menggesekgesekkan jariku ke kemaluanku, Indah yang juga sudah horny sesekali mengelus kemaluannya sendiri.

Kiki nampak sangat liar, kemaluannya digenjot dari depan, dan Sony yang menopang tubuhnya dari belakang meremasi kedua payudaranya serta memencetmencet putingnya. Rambutnya yang sudah terurai itu disibakkan Sony, lalu melumat leher dan pundaknya dengan jilatan dan gigitan ringan. Hal ini menyebabkan Kiki tambah menggelinjang dan mempercepat kocokannya pada pen|s Sony.

Serangan Pak Teguh pada vag|na Kiki semakin cepat sehingga tubuhnya menggelinjang hebat

Aaakhhhaahhh !! jerit Kiki dengan melengkungkan tubuhnya ke atas

Kiki telah mencapai orgasme hampir bersamaan dengan Pak Teguh yang menyemprotkan spermanya di dalam rahimnya. Adegan ini juga direkam oleh Indah, difokuskan terutama pada wajah Kiki yang sedang orgasme.

Tanpa memberi istirahat, Sony menaikkan Kiki ke pangkuannya dengan posisi membelakangi. Kembali vag|na Kiki dikocok oleh pen|s Sony. Walaupun masih lemas dia mulai menggoyangkan pantatnya mengikuti kocokan Sony.

Sony yang merasa keenakan hanya bisa mengerang sambil meremas pantat Kiki menikmati pijatan kemaluannya.

Pak Teguh mengistirahatkan penisnya sambil menyusu dari kedua payudara Kiki secara bergantian. Aku semakin dalam mencucukkan jariku ke dalam vaginaku saking terangsangnya, sampaisampai cairanku mulai meleleh membasahi selangkangan dan jarijariku.

Bosan dengan gaya berpangkuan, Sony berbaring telentang dan membiarkan Kiki bergoyang di atas penisnya. Kemudian dia menyuruh Indah naik ke atas wajahnya agar bisa menikmati kemaluannya. Indah yang daritadi sudah terangsang itu segera melakukan apa yang disuruh tanpa raguragu.

Seluruh wajah Sony tertutup oleh daster transparan Indah, namun aku masih dapat melihat dia dengan rakusnya melahap kemaluannya sambil menyusupkan tangannya dari bawah daster menuju payudaranya.

Pak Teguh yang anunya sudah mulai bangkit lagi menerkamku, kami bergulingguling sambil berCiuman penuh nafsu. Dengan tetap berCiuman Pak Teguh memasukkan penisnya ke vaginaku, cairan yang melumuri selangkanganku melancarkan penetrasinya.

Dengan kecepatan tinggi penisnya keluar masuk dalam vaginaku hingga aku histeris setiap benda itu menghujam keras ke dalam. Aku cuma bisa pasrah di bawah tindihannya membiarkan tangannya menggerayangi payudaraku, mulutnya pun terus menjilati leherku. Aku masih memakai kimonoku, hanya saja sudah tersingkap kesana kemari.

Aku melihat Sony masih berasyikmasyuk dengan kedua temanku, hanya kali ini Indah sudah bertukar posisi dengan Kiki. Sekarang mereka saling berhadapan, Indah bergoyang naik turun diatas pen|s Sony sambil berCiuman dengan Kiki yang mekangkangi wajah Sony.

Kiki membuka kakinya lebarlebar sehingga cairannya semakin mengalir, cairan itu diseruput dengan rakus oleh si Sony sampai terdengar suara sluurrpp. sshhrrppKetika aku sedang menikmati orgasmeku yang hebat, dia tekan sepenuhnya pen|s itu ke dalam dan ini membawa efek yang luar biasa padaku dalam menghayati setiap detik klimaks tersebut,

Tubuhku menggelinjang dan berteriak tak tentu arah sampai akhirnya melemas kembali. Pesta gilagilaan ini berakhir sekitar jam 11 malam.

Aku sudah setengah sadar ketika Pak Teguh menumpahkan maninya di wajahku, tulangtulangku serasa berantakan. Kiki sudah terkapar lebih dulu dengan tubuh bersimbah peluh dan ceceran sperma di dadanya, dari pangkal pahanya yang terbuka nampak cairan kewanitaan bercampur sperma yang mengalir bak mata air.

Sebelum tak sadarkan diri aku masih sempat melihat Sony menyodok memek Kiki tubuh keduanya sudah mandi keringat. Karena letih dan ngantuk aku pun segera tertidur tanpa kupedulikan jeritan histeris Kiki maupun tubuhku yang sudah lengket oleh sperma.

Besok paginya aku terbangun ketika jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh pagi dan aku hanya mendapati Indah yang masih terlelap di sebelah kiriku. Kuguncang tubuh Indah untuk membangunkannya.

Gimana Dahpuas semalem ? tanyaku

Gila gua dientotin sampe kelenger , barbar banget tuh dua orang, ehomongomong pada kemana yang lain si Kiki juga ga ada ?

Ga tau juga tuh gua juga baru bangun kok, duh lengket banget mandi dulu yukudah lengket gini ajakku karena merasa tidak nyaman dengan sperma kering terutama di wajahku, rasanya seperti ada sarang labalaba menempel di sana.

Baru saja keluar dari kamar, sayupsayup sudah terdengar suara desahan, kuikuti asal suara itu yang ternyata dari kamar mandi. Kami berdua segera menuju ke kamar mandi yang pintunya setengah terbuka itu, kami tengok ke dalam dan melihat Kiki dan kedua penjaga villa itu.

Darahku berdesir melihat pemandangan erotis di depan kami, dimana Kiki sedang dikerjai oleh mereka di lantai kamar mandi. Sony sedang enakenaknya mengocok senjatanya diantara kedua gunung bulat itu, sedangkan Pak Teguh berlutut diantara paha jenjang itu sedang menyetubuhinya, air dan sabun membuat tubuh mereka basah berkilauan.

Kedatangan kami sepertinya tidak terlalu membuat mereka terkejut, mereka malah menyapa kami sambil terus bekerja. Aku dengan tidak terlepas dari live show itu berjalan ke arah shower dan membuka kimonoku diikuti Indah dari belakang.

Air hangat mengucur membasuh dan menyegarkan tubuh kami, kuambil sabun cair dan menggosokkannya ke sekujur tubuh Indah. Demikian juga Indah dia melakukan hal yang sama padaku, kami saling menyabuni satu sama lain.

Kami saling mengelus bagian tubuh masingmasing, suatu ketika ketika tanganku sampai ke bawah, isengiseng kubelai bibir kemaluannya sekaligus mempermainkan klistorisnya.

UuhhNi !! dia menjerit kecil dan mempererat pelukannya padaku sehingga buah dada kami saling berhimpit.

Tangan Indah yang lembut juga mengelusi punggungku lalu mulai turun ke bawah meremas bongkahan pantatku. Darahku pun mengalir makin cepat ditambah lagi adegan panas Kiki dengan kedua pria itu membuatku makin naik.

Indah mendekatkan wajahnya padaku dan menCium bibirku yang terbuka karena sedang mendesah, selama beberapa menit bibir kami berpagutan. Kemudian aku memutar badanku membelakangi Indah supaya bisa lebih nyaman menonton Kiki.

Aku melihat wajah horny Kiki yang cantik, dia meringis dan mengerang menikmati tusukan Pak Teguh pada vaginanya, sementara Sony hampir mencapai orgasmenya, dia semakin cepat menggesekgesekkan penisnya diantara gunung kembar itu, tangannya pun semakin keras mencengkram daging kenyal itu sehingga pemiliknya merintih kesakitan.

Akhirnya menyemprotlah spermanya membasahi dada, leher dan mulut Kiki. Mataku tidak berkedip menyaksikan semua itu sambil menikmati belaian Indah pada daerah sensitifku. Dengan tangan kanannya dia memainkan payudaraku, putingnya dipencet dan dipilin hingga makin menegang, tangan kirinya merabaraba selangkanganku.

Perbuatan Indah yang mengobokobok vaginaku dengan jarinya itu hampir membuatku orgasme, sungguh sulit dilukiskan dengan katakata betapa nikmatnya saat itu.

Aku masih menikmati jarijari Indah bermain di vaginaku ketika Sony yang baru menyelesaikan hajatnya dengan Kiki berjalan ke arahku, penisnya agak menyusut karena baru orgasme. Jantungku berdetak lebih kencang menunggu apa yang akan terjadi.

Tangannya mendarat di payudara kiriku dan meremasnya dengan lembut sambil sesekali memelintirnya. Lalu dia membungkuk dan mengarahkan kepalanya ke payudara kananku yang langsung dikenyotnya. Aku memejamkan mata menghayati suasana itu dan mengeluarkan desahan menggoda.

Lalu aku merasakan kaki kananku diangkat dan sesuatu mendesak masuk ke vaginaku. Sejenak kubuka mataku untuk melihat, dan ternyata yang bertengger di vaginaku bukan lagi tangan Indah tapi pen|s Sony yang sudah bangkit lagi.

Kembali aku disetubuhi dalam posisi berdiri sambil digerayangi Indah dari belakang. Tubuhku seolah terbang tinggi, wajahku menengadah dengan mata meremmelek merasakan nikmat yang tak terkira.

Hampir satu jam lamanya kami melakukan orgy di kamar mandi. Akhirnya setelah mandi bersihbersih kami bertiga mencari udara segar dengan berjalanjalan di kompleks sekalian makan siang di sebuah restoran di daerah itu.

Setelah makan kami kembali ke vila dan mengepak barang untuk kembali ke Jakarta. Indah dan Kiki keluar dari kamar terlebih dulu meninggalkanku yang masih membereskan bawaanku yang lebih banyak.

Cukup lama juga aku dikamar garagara sibuk mencari alat charge HPku yang ternyata kutaruh di lemari meja rias. Waktu aku menuju ke garasi terdengar suara desahan dan ya ampunternyata mereka sedang bermain short time sambil menungguku.

Indah yang celana panjang dan dalamnya sudah dipeloroti sedang menungging dengan bersandar pada moncong mobil, Pak Teguh menyodokinya dari belakang sambil memegangi payudaranya yang tidak terbuka.

Sementara di pintu mobil, Kiki berdiri bersandar dengan baju dan rok tersingkap, paha kirinya bertumpu pada bahu Sony yang berjongkok di bawahnya. Celana dalamnya tidak dibuka, Sony menjilati kemaluannya hanya dengan menggeser pinggiran celana dalamnya, tangannya turut bekerja meremasi payudara dan pantatnya.

Welehwelehmasih sempatsempatnya lu orang, asal jangan kelamaan aja, ntar kejebak macet kita kataku sambil gelenggeleng kepala.

Tengan neng ga usah buruburu, masih pagi kok, ini cuma sebentar aja kok tanggap Pak Teguh dengan terengahengah

Akhirnya setelah 15 menitan Pak Teguh melepas penisnya dan memanggilku untuk bergabung dengan Indah menjilatinya. Aku tadinya menolak karena tak ingin make upku luntur, tapi karena didesak terus akhirnya aku berjongkok di sebelah Indah.

Tapi kalo keluar lu yang isep ya Dah, ntar muka gua luntur kataku padanya yang hanya dijawab dengan anggukan kepala sambil mengulum benda itu

Sesuai perjanjian tidak lama kemudian Pak Teguh menggeram dan cepatcepat kuberikan pen|s itu pada Indah yang segera memasukkan ke mulutnya.

Pria itu mendesah panjang sambil menekan penisnya ke mulut Indah, Indah sendiri sedang menyedot sperma dari batang itu, sepertinya yang keluar tidak banyak lagi soalnya Indah tidak terlalu lama mengisapnya.

Yuk cabut, udah ga haus lagi kan Dah ? ujar Kiki yang sudah merapikan kembali pakaiannya.

Kami naik ke mobil dan kembali ke kota kami dengan kenangan tak terlupakan. Dalam perjalanan kami saling berbagi cerita dan kesankesan dari pengalaman kemarin dan membicarakan rencana untuk mengerjai si Ratna yang hari ini absen..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here