Suara Malam Yang Aneh Dari Asrama Siswi

0
25

WANITA MUDA – Namaku Tio, umurku 16 thn, saya sekolah disekolah berasrama yg baru saja dibangun puncak th tempo hari. Disekolah, saya lumayan ternama dan dikenal tidak sedikit insan. permintaan akrabku disini yaitu gigih, menurutnya sih besar kontol. Kadang saya menyaksikan kontolku solo dan merasa bangga dgn keluaran tuhan yg teramat luar musnah ini. okelah, silakan kita mulai sejak ceritanya

Suatu hari saat pulang sekolah, aku akan pergi pulang kembali ke asrama yang letaknya bersebelahan dengan asrama siswi. Aku susuri satu demi satu jalan setapak menuju asrama. Tanpa sadar, aku bertabrakan dengan seorang wanita yang sering kulihat duduk menjaga pintu asrama siswi setiap malam hari.

Oh, maaf ya ucap wanita itu. Aku pun menjawab tidak apaapa.

Wanita itu berlalu pergi, masuk kedalam asrama siswi yang penuh dengan gairah itu. Setiap hari, aku sangat sering mendengar suarasuara aneh dari dalam asrama siswi itu, suara itu sangat menggairahkan. Entah apa yang terjadi disana, akupun tak terlalu menghiraukannya, walaupun kadang malam terpikir juga.

Saat aku akan pergi kekantin, aku mendapati temanku, Alma. Ia tampak sedang berbincangbincang dengan Sekar. Akupun menguping pembicaraan mereka.

Sekar, kamu tau nggak siapa yang di layani Buk Ayu malam tadi?
Gak tau, memangnya siapa?
Katanya sih, lakilaki bejat selanjutnnya itu ayahnya Mawar
Beneran?, kasian dong mawarnya. Padahal dia kan anak baik, masa punya ayah bejat kayak gitu?
Iya, ya kasihan.. udah deh kita balik yuk
Ayuk

Setelah mereka pergi, aku merenung sekejap. Di layani? bejat? apa maksudnya?. Aku hanya melupakannya dan melanjutkan perjalanan menuju kantin. Hari ini kantin agak sedikit sepi. Aku membeli dua bungkus sosis sapi yang ditambah mayonnaise berwarna putih. Selepas ngantin aku kembali menuju asrama ku. Lagilagi aku bertemu dengan wanita itu, aku melihat name tagnya, rupanya namanya Ayu Rayaina Malis. Rupanya wanita ini yang disebut oleh Alma, Buk Ayu..

Entah kenapa, tibatiba ibuk itu menuju kearahku sambil berjalan cepat.

Hei, nak! ujarnya.

Aku hanya diam dan terus berjalan tanpa menghiraukan panggilannya tadi. Diapun memanggil lagi

Nak!

Akhirnya akupun berhenti. saat aku berhenti , dia langsung menyerbu kearahku dan menutup mulutku dengan sapu tangan dan aku pingsan.

Ketika bangun, aku melihat langitlangit ruangan berwarna putih. Aku merasakan badanku terasa kedinginan dan seperti ada yang sedang mengganjalku di bagian dada. Aku mengedipkan mataku berkalikali. Setelah sadar, aku menyadari kalau aku sedang bugil. Kontolku terasa tegang dan keras. aku melihat kearah kontolku, rupanya ada buk ayu disana yang sedang mengemutemutnya.

Apa yang terjadi, Buk? tanya ku.
Ah, kamu diam saja! tegasnya sambil terus melakukannya.
uh , ah , berhenti dong Buk! Jangan ganggu saya! Saya masih perjaka!
Saya gak peduli, yang penting happy srp srp.. srp katanya langsung mengemut kembali.

Aku tidak tahu harus gimana lagi. Aku hanya pasrah menerima perlakuan Buk Ayu yang sangat agresif dan brutal itu. Dia seperti yang dikatakan Alma tadi, sudah berpengalaman. Karena tidak kuat lagi menahan nafsu ini, aku langsung duduk lalu memutar balikkan Buk Ayu sehingga menjadi posisi ADIDAS (Adek di bawah , Abang di atas).

Tanpa pikir panjang, langsung kutusuk kontol besarku yang telah keras dan tegang setelah di emutnya kedalam vagina lembutnya dengan bulubulu jarang dan halus disekitar lubang vaginanya. Dia mengerang keras dan mengeluarkan desahan yang sangat menggairahkan, nafsuku meningkat drastis setelah mendengar desahan girang dari mulut mungil Buk Ayu.

Sambil terus memajumundurkan kontolku, aku mendekatkan bibirku ke bibir mungilnya yang sudah sedikit basah setelah mengemut kontolku tadi. Lidahku mengelilingi lidahnya dan masuk kedalam, sungguh nikmat sekali. Buk Ayu sangat menerima ciumanku, tanpa menolak tapi malah menyambutnya dengan dorongan lebih keras lagi. Lidah kamipun menyatu dan aku semakin keras menggenjotkan tusukanku ke lubang vaginanya.

Setelah memainkan lidahnya , aku mulai menyusuri lehernya , dan menjilatjilatnya di bagian dekat kuping, sehingga Buk Ayu makin mendesah keeenakan dan tak tertahankan. Setelah kukira, dia cukup tenang, aku mulai turun menuju dua bukit besar yang putih dan terdapat kismis merah muda yang sedang tegang dan keras.

Perlahan aku pelintirpelintir kismis merah mudanya, lalu mulai kuemut dengan gerakan halus dan dia pun makin mengerang. Habis memainkannya, tanganku mulai naik dan meremasremas payudara indahnya yang bulat itu. Rasanya sangat luar biasa sekali, sangat lembut dan kenyal seperti puding buatan tanteku. Terus kuremasremas payudaranya sambil menusuknusuk kontolku kelubang vaginanya.

Lalu Buk Ayu mulai kewalahan menghadapiku. Sekarang dia ingin dia yang bermain. Aku menurutinya dan kamipun bertukar posisi, aku menjadi di bawah dan dia duduk diatas kontolku. Tubuh Buk Ayu mulai bergerak naik utrun mengikuti irama permainan.

Ah, ah, ah, ah desahnya.

Buk Ayu makin agresif dan aku menyambutnya dengan baik. Sambil dia mengerakkan tubuhnya naik turun, aku meremasremas payudaranya dengan kencang. Lalu kulihat Buk Ayu mulai capek dengan keringat yang turun melewati belahan antara payudaranya. Akupun menolong gerakannya dengan meletakkan kedua tanganku di pinggulnya. Ku angkat naik turunkan pinggulnya di atas kontolku.

Aduh! udah mau keluar erang Buk Ayu.
Sabar ya, Kita keluar samasama oke pintaku.
Iya..

Semakin ku pacu gerakanku dipinggulnya. Dan aku merasakan cairan keluar dari lubang vaginanya, diikuti dengan keluarnya sperma dari kontolku.

crottt.. crottt..
Uh, ah , ah, ah..

Aku memindahkan tubuhnya ke bagian sampingku. Lalu dia menarik selimut dan tertidur lelap karena kecapekan. Setelah membersihkan cairan yang bergumpal di tubuhku, Akupun ikut tidur.

Paginya saat terbangun, jam menunjukkan pukul 6 pagi. Aku langsung memakaikan bajuku dan langsung pergi dari kamar itu. Setelah sampai diluar, aku menyadari kalau aku kejadian semalam terjadi di dalam asrama siswi. Dan sekarang, aku tahu kalau suara aneh dari asrama siswi yang sering kudengar tiap malam itu adalah suara erangan dari Buk Ayu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here